Puksesmas Kupang Kota pada Era Digital ini menerapkan Pelatihann QGIS pada semua staf yang membutuhkan aplkasi ini yang sangat berguna erat dalam pemetaan dan pelaporan Kegiatan-kegiatan pelayanan di wilayah kerja masing-masing.

Dipublikasi pada : Warta
Selasa, 06 Oktober 2020 01:40

PENTINGNYA SARAPAN PAGI

Salah satu manfaat sarapan pagi adalah sebagai sumber energi. Layaknya mobil, Anda butuh juga “bahan bakar” untuk mengembalikan energi setelah tidur malam yang panjang dan menyebabkan perut menjadi kosong. Ini menjadi alasan mengapa sarapan sangat penting dalam memulai hari Anda.

Orang dewasa yang secara teratur sarapan sehat setiap pagi, lebih mungkin mengonsumsi cukup vitamin dan mineral, mengontrol berat badan, dan hanya sedikit makan lemak dan kolesterol. Sedangkan sarapan sehat yang dilakukan secara rutin oleh anak-anak bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka, menjaga berat badan yang sehat, berkonsentrasi lebih baik, serta membuat anak jarang absen di sekolah.

 

Berbagai Macam Manfaat yang Didapatkan

Anda disarankan untuk selalu menyempatkan diri menyantap sarapan setiap hari. Sebab, sarapan pagi bisa memberikan beragam manfaat sarapan seperti:

 

Membantu melindungi tubuh dari penyakit

Menurut sebuah studi, kadar kolesterol jahat (LDL) pada wanita sehat yang tidak sarapan cenderung lebih tinggi dibandingkan mereka yang sarapan. Mereka yang membiasakan diri untuk sarapan juga cenderung mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan mereka yang melewatkan sarapan.

 

Manfaat yang bisa diperoleh dari sarapan pagi tak hanya itu saja. Risiko terkena penyakit diabetes dan penyakit jantung akan semakin rendah dengan membiasakan diri sarapan pagi setiap hari.

 

Lebih fokus

Kebiasaan sarapan pagi juga bisa membuat Anda lebih fokus dan produktif dalam mengerjakan pekerjaan di kantor ataupun sekolah karena perut sudah diisi. Jika Anda tidak sarapan pagi, kemungkinan daya pikir Anda bisa menurun.

 

Membantu menurunkan berat badan

Penelitian menunjukkan bahwa sarapan pagi dengan menu yang sehat dapat membantu menurunkan berat badan. Dengan sarapan, Anda tidak akan terlalu lapar pada siang hari, sehingga keinginan untuk mengonsumsi makanan berlebihan pada saat makan siang dapat terhindarkan. Ketika Anda melewatkan sarapan pagi, maka Anda akan lebih mudah untuk tergoda mengonsumsi makanan lain yang tinggi kalori namun tidak mengenyangkan.

 

Meningkatkan mood

Jika hari ini Anda merasa lebih mudah kesal atau marah, coba cek apakah Anda sudah sarapan atau belum? Jika belum, bisa jadi ini disebabkan karena perut lapar. Agar ini tidak terjadi, biasakan untuk memulai hari dengan sarapan, agar suasana hati lebih baik dan stres di pagi hari dapat diatasi.

 

Memberi nutrisi yang dibutuhkan tubuh

Tidak sarapan membuat kebutuhan harian tubuh akan vitamin dan nutrisi sulit untuk terpenuhi. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sarapan lebih mungkin untuk memenuhi kebutuhan gizinya secara menyeluruh, baik itu asupan serat, kalsium, vitamin A, B, C dan vitamin lainnya yang dibutuhkan tubuh.

 

Contoh Menu Sarapan Sehat

Menu sarapan sebaiknya diatur sebaik mungkin, sarapan yang sehat mengandung biji-bijian utuh (sereal gandum utuh), protein (selai kacang, daging tanpa lemak, ayam, ikan, telur rebus), keju atau susu rendah lemak, serta buah-buahan dan sayur-sayuran. Kombinasi karbohidrat kompleks, serat, protein, dan sedikit lemak, bermanfaat bagi kesehatan dan membuat Anda kenyang selama berjam-jam.

 

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, contoh menu sarapan sehat untuk anak sekolah usia 6-12 tahun antara lain:

 

Setangkup roti + telur mata sapi + sayuran + susu

Nasi goreng + telur dadar + sayuran

Bubur ayam + pisang

Lontong sayur + telur + buah

Nasi uduk + ayam goreng + buah

Mi goreng + telur + buah

Setelah memahami banyaknya manfaat sarapan pagi yang bisa Anda dapatkan, sebaiknya hindari melewatkan pagi tanpa mengonsumsi makanan bergizi. Percayalah, hari Anda akan lebih baik jika membiasakan diri untuk sarapan di pagi hari. Jika Anda bingung menentukan menu sarapan yang baik dan sesuai dengan kondisi tubuh Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter gizi.

https://www.alodokter.com/manfaat-sarapan-yang-tidak-boleh-dilewatkan

Dipublikasi pada : Info Sehat

GERD (gastroesophageal reflux disease) atau penyakit asam lambung disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter yang terletak di kerongkongan bagian bawah.

Dipublikasi pada : Info Sehat
Senin, 24 Agustus 2020 05:00

ASAM LAMBUNG JANGAN DIANGGAP REMEH

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

 

Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala penyakit asam lambung muncul minimal 2 kali dalam seminggu.

 

Gejala Penyakit Asam Lambung

Gejala utama dari asam lambung naik adalah rasa seperti terbakar di dada (heartburn), yang bertambah parah setelah makan atau saat berbaring. Gejala ini dapat disertai dengan keluhan gangguan pencernaan lainnya, seperti sering bersendawa, mual dan muntah, serta maag dan sesak napas. Penyakit asam lambung juga dapat menimbulkan keluhan mulut terasa asam.

 

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

 

Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, perokok, orang yang sering berbaring atau tidur setelah makan, dan wanita hamil.

 

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

 

Pengobatan Penyakit Asam Lambung

GERD dapat diatasi dengan mengubah perilaku sehari-hari, seperti menurunkan berat badan, tidak langsung berbaring setelah makan, dan berhenti merokok. Dokter gastroenterologi juga dapat memberikan obat-obatan untuk mengatasi penyakit asam lambung dan meringankan maag akibat asam lambung. Obat yang diberikan adalah obat yang dapat menetralkan asam lambung, menurunkan produksi asam lambung, dan obat yang mempercepat pengosongan lambung. Jika cara tersebut belum dapat mengatasi penyakit asam lambung, operasi dapat dilakukan.

 

Pengobatan asam lambung cukup bervariasi mulai dari perubahan gaya hidup hingga langkah operasi, yang memerlukan biaya tidak sedikit. Oleh karena itu, memiliki asuransi kesehatan bisa menjadi solusi praktis untuk menghemat kemungkinan biaya pengobatan kondisi saat ini, maupun nanti.

 

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

 

Kondisi  ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

 

Copy by https://www.alodokter.com/penyakit-asam-lambung

Dipublikasi pada : Info Sehat

Sesuai Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas (Depkes RI, 2006), Manajemen Puskesmas merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik yang meliputi perencanaan, penggerakan pelaksanaan serta pengendalian, pengawasan dan penilaian. Penerapan manajemen penggerakan pelaksanaan dalam bentuk forum pertemuan yang dikenal dengan Lokakarya Mini.

Dipublikasi pada : Warta

Meski dalam situasi pandemic Covid-19 tidak menurunkan semangat Nutrisionist Mengantisipasi masalah gizi yang ada di Indonesia, terutama Wilayah  kerja puskesmas Kupang Kota.

Dipublikasi pada : Warta
Jumat, 29 Mei 2020 05:52

VIRUS CORONA & SEL DALAM TUBUH

Peneliti dari Institut Teknologi Massachusetts mengklaim telah mengidentifikasi jenis sel tertentu yang diduga menjadi target dari virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa virus Covid-19 menyerang sel paru-paru, saluran hidung, dan usus.

 

Para peneliti menggunakan data yang ada pada RNA yang ditemukan di berbagai jenis sel untuk mencari sel yang mengekspresikan dua protein yang membantu virus Covid-19 memasuki sel manusia.

 

Mereka menemukan himpunan bagian sel di paru-paru, saluran hidung, dan usus yang mengekspresikan RNA untuk kedua protein itu jauh lebih banyak daripada sel lain.

 

 

Melansir Science Daily, para peneliti berharap bahwa temuan mereka akan membantu membimbing para ilmuwan yang bekerja mengembangkan perawatan obat baru atau menguji obat yang sudah ada yang dapat digunakan kembali untuk mengobati Covid-19.

 

"Tujuan kami adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan untuk berbagi data secepat mungkin secara manusiawi, sehingga kami dapat membantu mempercepat upaya yang sedang berlangsung dalam komunitas ilmiah dan medis," kata Alex K. Shalek, anggota inti Institut MIT untuk Teknik Medis dan Ilmu Pengetahuan (IMES).

 

Para peneliti menyampaikan menemukan bahwa protein 'lonjakan' virus berkaitan dengan reseptor pada sel manusia yang dikenal sebagai enzim pengubah angiotensin 2 (ACE2).

 

Protein manusia lain, enzim yang disebut TMPRSS2 membantu mengaktifkan protein lonjakan virus corona untuk memungkinkan masuknya sel.  Pengikatan dan aktivasi gabungan memungkinkan virus masuk ke sel inang.

 

"Segera setelah menyadari bahwa peran protein-protein ini telah dikonfirmasi secara biokimia, kami mulai mencari untuk melihat di mana gen-gen itu ada dalam kumpulan data yang ada. Kami benar-benar dalam posisi yang baik untuk mulai menyelidiki sel mana yang mungkin menjadi target virus ini," kata Jose Ordovas-Montanes, peneliti Laboratorium Rumah Sakit Anak Boston.

 

Laboratorium tempat Shalek meneliti dan banyak laboratorium lain di seluruh dunia telah melakukan penelitian berskala besar terhadap puluhan ribu sel manusia, primata, dan sel tikus, di mana mereka menggunakan teknologi sekuensing RNA sel tunggal untuk menentukan gen mana yang dihidupkan dalam suatu  jenis sel yang diberikan. 

 

Sejak tahun lalu, Nyquist telah membangun basis data dengan mitra di Broad Institute untuk menyimpan koleksi besar kumpulan data ini di satu tempat, memungkinkan para peneliti untuk mempelajari peran potensial sel-sel tertentu dalam berbagai penyakit menular.

 

Kumpulan data yang digunakan tim MIT untuk penelitian ini mencakup ratusan jenis sel dari paru-paru, saluran hidung, dan usus. Para peneliti memilih organ-organ itu untuk studi Covid-19 karena bukti sebelumnya mengindikasikan bahwa virus dapat menginfeksi masing-masing organ itu.

 

Lihat juga:Peneliti China Beberkan 30 Mutasi Baru Virus Corona

Mereka kemudian membandingkan hasilnya dengan jenis sel dari organ yang tidak terpengaruh virus.

 

"Karena memiliki gudang informasi yang luar biasa, kami dapat mulai melihat apa yang mungkin menjadi sel target untuk infeksi. Meskipun kumpulan data ini tidak dirancang khusus untuk mempelajari Covid-19, semoga ini memberi kita lompatan awal dalam mengidentifikasi beberapa hal yang mungkin relevan di sana," kata Shalek. 

 

Dalam saluran hidung, para peneliti menemukan bahwa sel sekretori yang menghasilkan lendir mengekspresikan RNA untuk kedua protein yang digunakan Covid-19 untuk menginfeksi sel. Di paru-paru, mereka menemukan RNA untuk protein ini terutama dalam sel yang disebut pneumosit tipe II.

 

Sel-sel ini melapisi alveoli (kantung udara) paru-paru dan bertanggung jawab untuk menjaga mereka tetap terbuka.

 

Di usus, mereka menemukan bahwa sel-sel yang disebut absorptive enterocytes  yang bertanggung jawab untuk penyerapan beberapa nutrisi mengekspresikan RNA untuk dua protein ini lebih dari jenis sel usus lainnya.

 

"Ini mungkin bukan cerita lengkapnya, tetapi jelas menggambarkan gambaran yang jauh lebih tepat. Sekarang kita dapat mengatakan dengan tingkat keyakinan tertentu bahwa reseptor ini diekspresikan pada sel-sel spesifik ini dalam jaringan ini," ujar Ordovas-Montanes.

 

Di sisi lain, para peneliti juga melihat fenomena mengejutkan, yakni ekspresi gen ACE2 tampaknya berkorelasi dengan aktivasi gen yang diketahui dihidupkan oleh interferon, protein yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap infeksi virus. 

 

Untuk mengeksplorasi itu lebih lanjut, para peneliti melakukan percobaan baru di mana mereka memperlakukan sel-sel yang melapisi saluran napas dengan interferon dan menemukan bahwa perawatan tersebut memang menghidupkan gen ACE2.

 

Interferon membantu melawan infeksi dengan mengganggu replikasi virus dan membantu mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh. Inferon juga menyalakan seperangkat gen khusus yang membantu sel melawan infeksi.

 

Studi sebelumnya telah menyarankan bahwa ACE2 berperan dalam membantu sel-sel paru untuk mentolerir kerusakan, tetapi ini adalah pertama kalinya ACE2 dihubungkan dengan respon interferon.

 

Temuan ini menunjukkan bahwa Covid-19 mungkin telah berevolusi untuk mengambil keuntungan dari pertahanan alami sel inang, membajak beberapa protein untuk digunakan sendiri.

 

"Ini bukan satu-satunya contoh dari itu. Ada contoh lain dari coronavirus dan virus lain yang benar-benar menargetkan gen yang distimulasi interferon sebagai cara untuk masuk ke dalam sel. Dalam beberapa hal, ini adalah respons host yang paling dapat diandalkan," kata Ordovas-Montanes. 

 

Karena memiliki begitu banyak efek menguntungkan terhadap infeksi virus, para peneliti menjelaskan inferon kadang digunakan untuk mengobati infeksi seperti hepatitis B dan hepatitis C. Temuan tim MIT menunjukkan bahwa peran potensial interferon dalam memerangi Covid-19 mungkin kompleks. 

 

Di satu sisi, itu dapat merangsang gen yang melawan infeksi atau membantu sel bertahan dari kerusakan, tetapi di sisi lain dapat memberikan target tambahan yang membantu virus menginfeksi lebih banyak sel.

 

"Sulit untuk membuat kesimpulan luas tentang peran interferon terhadap virus ini. Satu-satunya cara kita akan mulai memahami itu adalah melalui uji klinis yang terkontrol dengan hati-hati," kata Shalek. 

 

"Apa yang kami coba lakukan adalah menaruh informasi di sana, karena ada begitu banyak tanggapan klinis yang cepat dibuat orang. Kami berusaha membuat mereka sadar akan hal-hal yang mungkin relevan," ujarnya.

 

Lihat juga:Ahli Epidemiologi Desak Buka Data Angka Penularan Corona RI

Melansir New York Post, para ilmuwan mengetahui bahwa protein 'lonjakan' virus berkaitan dengan reseptor tertentu pada sel manusia yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 atau ACE2. Protein lain, enzim yang disebut TMPRSS2 membantu mengaktifkan protein lonjakan Covid-19 yang memungkinkannya masuk ke dalam sel.

 

Pengikatan dan aktivasi gabungan memungkinkan virus untuk masuk ke sel host. Para ilmuwan kemudian hanya perlu menemukan sel-sel spesifik yang mengekspresikan protein ini yang membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

 

"Sekarang kita dapat mengatakan dengan tingkat keyakinan tertentu bahwa reseptor ini diekspresikan pada sel-sel spesifik ini dalam jaringan ini."

 

Para peneliti berharap temuan mereka akan membantu para ilmuwan yang bekerja pada pengembangan perawatan atau bagi mereka yang menguji obat yang ada yang dapat digunakan kembali untuk Covid-19.

Copy by
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200423162350-199-496640/ilmuwan-ungkap-sel-di-dalam-tubuh-yang-diserang-virus-corona

Dipublikasi pada : Info Sehat
Kamis, 30 April 2020 05:38

ZAT GIZI HILANG SAAT MASAK KO ?

Memasak adalah cara untuk bisa menikmati makanan. Tanpa proses ini, banyak makanan menjadi kurang lezat untuk dimakan. Selain itu, memasak juga bertujuan untuk mematikan mikroorganisme, seperti bakteri dan kuman, yang ada di makanan, sehingga makanan lebih sehat untuk dimakan dan tidak akan menimbulkan penyakit.

 

Namun, di balik manfaat proses memasak, ternyata suhu panas yang dihasilkan oleh pemasakan berpengaruh pada kandungan zat gizi dalam makanan tersebut. Tidak semua zat gizi sensitif terhadap panas, tetapi beberapa zat gizi akan menurun jumlahnya karena pemanasan saat pemasakan.

 

Panas yang digunakan saat memasak berpengaruh pada makanan

 

Pemanasan yang dihasilkan oleh proses masak dapat mempengaruhi vitamin dan lemak dalam makanan. Vitamin tertentu, terutama vitamin larut air, sangat sensitif terhadap panas yang dihasilkan selama proses pemasakan. Lemak dapat mentolerir suhu panas yang lebih tinggi daripada zat gizi lainnya, namun ketika lemak bertemu dengan titik asap dari pemanasan tersebut, maka struktur kimia lemak dapat berubah.

 

Perubahan struktur kimia pada lemak ini menimbulkan risiko kesehatan, bau yang tidak sedap, rasa yang berubah, dan berkurangnya kandungan vitamin. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan berlemak yang dimasak dalam minyak goreng bersuhu sangat tinggi.

 

Apa saja zat gizi yang berkurang saat pemasakan?

 

Walaupun tidak semua, tetapi terdapat beberapa zat gizi yang dapat hilang saat proses pemasakan, terutama yang menghasilkan panas berlebih.

 

Vitamin larut air

 

Vitamin larut air, terutama vitamin C dan vitamin B, sangat sensitif terhadap panas. Kedua vitamin ini banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Sehingga, pemasakan sayuran yang mengandung kedua vitamin tersebut dapat membuat kandungan vitamin dalam sayuran berkurang, terutama jika dimasak dengan air.

 

Vitamin C

Vitamin C sangat sensitif terhadap panas, air, dan udara. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Zhejiang University Science tahun 2009 menunjukkan bahwa metode memasak mempengaruhi kadar vitamin C dalam brokoli. Brokoli yang dimasak dengan cara direbus adalah yang paling banyak menghilangkan kandungan vitamin C, sedangkan brokoli yang dimasak dengan cara dikukus adalah yang paling dapat mempertahankan kandungan vitamin C dalam brokoli.

 

Penelitian Chuli Zeng tahun 2013 yang menguji kandungan vitamin C dalam bayam, lettuce, dan brokoli saat pemasakan menunjukkan bahwa perebusan sayuran tersebut dapat menghilangkan kandungan vitamin C lebih dari 50%. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa sayuran mentah memiliki kandungan vitamin C yang paling tinggi dibandingkan dengan sayuran yang dimasak, serta metode memasak dengan cara dikukus merupakan metode yang paling baik untuk mempertahankan kandungan vitamin C dalam sayuran tersebut.

 

Vitamin B

Terutama vitamin B1 (tiamin), asam folat, dan vitamin B12 adalah yang paling tidak stabil terhadap panas. Vitamin B ini mungkin bisa saja sudah hilang, bahkan sebelum melalui proses pemasakan. Jika disimpan dalam tempat yang tidak tepat, vitamin B dalam bahan makanan bisa saja sudah hilang.

 

Penelitian tahun 2010 yang diterbitkan oleh Journal of The Pakistan Medical Association menunjukkan bahwa susu yang direbus selama 15 menit menyebabkan penurunan jumlah vitamin B1, B2, B3, B6, dan asam folat sebesar 24-36%. Hal inilah yang mungkin menyebabkan susu yang sudah mengalami proses pemanasan di pabrik akan diperkaya dengan berbagai jenis vitamin dan mineral.

 

Vitamin larut lemak

 

Vitamin larut lemak sangat sensitif terhadap panas, udara, dan lemak. Vitamin larut lemak, terutama vitamin A, D, dan E, dapat berkurang jumlahnya dalam makanan jika dimasak dalam minyak panas. Karena vitamin ini dapat larut dalam lemak, vitamin ini kemudian larut dalam minyak panas yang digunakan untuk memasaknya. Berbeda dengan vitamin A, D, dan E, vitamin K lebih stabil terhadap panas dan tidak mudah hancur. Agar tidak banyak kehilangan kandungan vitamin A, D, E dan K dalam makanan, Anda bisa memasak bahan makanan tersebut dengan panas tinggi dan air.

 

Asam lemak omega 3

 

Asam lemak omega 3 yang banyak terkandung dalam ikan berlemak ini ternyata tidak tahan dengan panas tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa menggoreng ikan tuna dapat menurunkan kandungan asam lemak omega 3 sebesar 70-85%. Sedangkan, memasak ikan tuna dengan cara dipanggang hanya akan menghilangkan sedikit kandungan asam lemak omega 3 dalam ikan tuna. Begitu juga dengan merebus ikan yang dapat mempertahankan asam lemak omega 3 lebih banyak daripada menggorengnya.

 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode memasak dapat mempengaruhi kandungan zat gizi yang ada dalam makanan. Setiap bahan makanan harus dimasak dengan metode pemasakan yang tepat agar kandungan zat gizinya tidak banyak yang hilang.

 

Bagaimana cara mempertahankan kandungan zat gizi dalam makanan meski dimasak?

 

Beberapa saran yang dapat Anda ikuti agar kandungan zat gizi dalam makanan tidak terlalu banyak menghilang saat pemasakan adalah:

 

Mulailah dari metode penyimpanan. Simpan bahan makanan, seperti sayuran, di tempat yang baik. Sebaiknya hindari menyimpan sayuran di tempat yang panas, terutama untuk sayuran yang banyak mengandung vitamin B dan vitamin C. Anda bisa menyimpannya dalam tempat yang sejuk atau Anda juga bisa menyimpannya dalam wadah kedap udara.

Sebelum memasak, cukup cuci sayuran daripada mengupasnya. Kulit sayuran mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral, serta serat yang penting untuk tubuh kita. Sebaiknya, juga jangan membuang daun luar sayuran, seperti kol, kecuali daun tersebut layu.

Masak sayuran dengan air sedikit. Sebaiknya juga Anda mengonsumsi air yang digunakan untuk merebus sayuran tersebut, jangan malah membuangnya. Atau, lebih baik untuk memasak sayuran dengan metode dikukus, menggunakan microwave, atau memanggangnya, daripada dimasak dengan cara direbus.

Potong makanan setelah dimasak daripada sebelum dimasak. Hal ini dapat mengurangi kandungan zat gizi yang hilang selama proses pemasakan.

Masak makanan dalam waktu yang cepat, jangan terlalu lama. Semakin lama sayuran dimasak, semakin banyak zat gizi yang akan terbuang.

 

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/memasak-menghilangkan-zat-gizi-makanan/

Dipublikasi pada : Info Sehat
Selasa, 25 Februari 2020 04:38

EFEK GULA DI SUSU FORMULA,...

Efek dan Jenis Gula Dalam Susu Formula Bayi

Dipublikasi pada : Info Sehat