PT YAKULT PEDULI TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS KUPANG KOTA

Ditulis Oleh | Sabtu, 06 Jun 2020 02:18 | Dibaca : 156 Kali | Terakhir Diperbaharui : Senin, 08 Jun 2020 02:33
PT YAKULT PEDULI TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS KUPANG KOTA

Begitu banyak Donatur yang meluangkan waktu dan Sumbangan bagi  Puskesmas Kupang Kota dalam penanggulangan Pandemi Covid-19 ini.


Tak Bosan-bosannya Dari Pihak PT Yakult Indonesia Persada yang salah satu cabangnya berdomisili di Kota Kupang, sudah berulang kali memberikan sumbangan Berupa Yakult Teruntuk Pegawai Puskesmas Kupang Kota dalam hal meningkatkan Stamina dan Daya Tahan Tubuh dalam melakukan pelayanan apalagi dalam masa Pandemi ini yang dimana kita Tau Daya Tahan Tubuh sangatlah Penting, apalagi Tenaga Kesehatan Sebagai Garda Terdepan Dalam penanggulangan Wabah ini.

 

pemberian sumbangan Yakult Oleh Pak Hendra ( PT Yakult Kota Kupang) Kepada  Ibu Habsibah MM Betty  (Kepala Tata Usaha Puskesmas Kupang Kota)

 

 

Apa Manfaat Yakult?

Yakult adalah suplemen makanan berbentuk minuman probiotik. Yakult mengandung bakteri baik Lactobacillus casei shirota strain, yang biasanya juga hidup secara alami dalam usus manusia.

Terdapat lebih dari 6,5 miliar Lactobacillus casei dalam setiap botol Yakult. Dengan demikian, Yakult bisa membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam saluran pencernaan sehingga menghambat perkembangan bakteri jahat penyebab infeksi.

Lactobacillus casei digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati gangguan pencernaan, seperti:

 Diare, sembelit (konstipasi), sindrom iritasi usus (IBS), peradangan usus (IBD), infeksi bakteri Helicobacter pylori

 

Selain gangguan pencernaan, kandungan Lactobacillus casei di dalam minuman ini juga diyakini bermanfaat untuk masalah kesehatan lainnya, seperti:

    alergi, eksim, atau dermatitis

    demam, flu, atau masalah pernapasan

    jerawat

    infeksi telinga (otitis media)

    masalah mulut, seperti plak, infeksi gusi (gingivitis), atau sariawan

    infeksi saluran kencing atau vagina

 

Bagaimana aturan minum Yakult?

Mengonsumsi satu botol sehari sudah cukup untuk menikmati manfaat dari Yakult. Minum dua botol Yakult dalam satu hari juga masih dianjurkan. Baik dikonsumsi sebelum tanggal kedaluwarsa agar jumlah bakteri Lactobacillus casei-nya tidak berkurang.

Namun, yang paling penting adalah, konsumsi secukupnya saja.

 

Bagaimana cara menyimpan minuman ini?

 Yakult sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin. Periode simpan Yakult adalah 40 hari sejak tanggal pembuatannya, bila disimpan dalam suhu di bawah 10° C. Jangan dibekukan atau dibiarkan di luar kulkas terlalu lama.

 

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa banyak Yakult untuk dewasa?

Untuk orang dewasa, minuman ini disarankan untuk diminum satu-dua botol dalam sehari.

Berapa dosis Yakult untuk anak-anak?

Untuk anak-anak, minuman ini disarankan untuk diminum satu-dua botol dalam sehari.

Dalam varian apa Yakult tersedia?

Yakult tersedia dalam satu paket isi 5 botol kecil (@65 ml/80 ml)

 

Efek Samping

Apa efek samping Yakult yang mungkin terjadi?

 

Minuman ini pada umumnya tidak memiliki efek samping yang berbahaya. Namun, bagi Anda yang mencoba minuman ini untuk pertama kalinya, mungkin akan mengalami beberapa efek samping ringan, seperti:

  1. Masalah pada sistem pencernaan

 

Umumnya, Yakult tidak akan menimbulkan efek samping apa pun. Akan tetapi, mungkin ada beberapa orang yang mengalami penumpukan gas serta rasa kembung di perut setelah meminumnya.

 

Selain itu, minuman probiotik juga mungkin berisiko menyebabkan konstipasi dan rasa haus berlebihan.

 

Pada beberapa orang yang memiliki kondisi intoleransi laktosa, kemungkinan minuman ini juga dapat memicu terjadinya gangguan pencernaan.

  1. Risiko infeksi

 

Meskipun tergolong aman, minuman ini juga berpotensi meningkatkan risiko terjadinya infeksi apabila dikonsumsi secara berlebihan.

 

Beberapa orang kemungkinan dapat mengalami infeksi bakteri atau jamur akibat terlalu sering mengonsumsi probiotik, terutama orang-orang yang menderita masalah sistem kekebalan tubuh.

 

Akan tetapi, kasus kejadian ini sangat jarang ditemukan. Menurut Healthline, diperkirakan hanya satu dari 1 juta orang yang mengonsumsi probiotik Lactobacillus dan mengalami infeksi.

  1. Alergi

 

Kemungkinan bakteri dalam minuman probiotik berpotensi meningkatkan produksi histamin di dalam sistem pencernaan tubuh. Histamin adalah molekul yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh ketika terdapat ancaman, seperti bakteri atau virus.

 

Ketika kadar histamin naik, pembuluh darah akan membesar dan menimbulkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Kondisi ini juga yang sering kali memicu gejala-gejala alergi, seperti gatal-gatal, mata berair, serta masalah pernapasan.

 

Tidak semua orang mengalami efek samping saat mengonsumsi minuman probiotik ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum mengonsumsi Yakult?

 

Yakult hadir dalam porsi yang sangat kecil, yaitu hanya 65-80 ml, dan sudah seperti ini selama lebih dari 70 tahun. Ini bertujuan agar minuman ini bisa langsung dihabiskan dalam satu kali minum, untuk menghindari terjadinya kontaminasi silang.

 

Membuka dan menutup botol dapat menyebabkan bakteri probiotik di dalamnya mati karena terinfeksi oleh berbagai bakteri berbahaya lainnya dari lingkungan sekitar. Ini bisa menyebabkan kualitas dan efektivitas Yakult menurun. Oleh karena itu, Yakult paling baik jika diminum segera dan dihabiskan.

 

Yakult adalah produk makanan gluten free.

Apakah minuman ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

 

Minum Yakult selama hamil dan menyusui mungkin aman. Badan POM Amerika (FDA) yang biasanya juga belum mengetahui kategori risiko kehamilan dari minuman probiotik ini.

 

Namun, Lactobacillus casei Shirota strain telah menerima sertifikat GRAS (Generally Recognized As Safe) dari FDA. Sertifikat ini berarti tingkat keamanan tertinggi untuk produk apa pun.

 

Yakult sudah diresmikan label FOSHU (Food for Specified Health Us) dari Consumer Affair Agency, Pemerintah Jepang. Label ini diberikan hanya untuk produk yang manfaat keselamatan dan kesehatannya sudah terbukti secara ilmiah.

 

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam konsumsi minuman probiotik untuk ibu hamil dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum mengonsumsi minuman ini.

Interaksi

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Yakult?

 

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

 

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

 

Berikut adalah obat-obatan yang sebaiknya dihindari berdekatan atau bersamaan dengan Yakult:

  1. Obat antibiotik

 

Obat antibiotik kemungkinan dapat berinteraksi dengan bakteri Lactobacillus. Antibiotik digunakan untuk mengurangi bakteri berbahaya di dalam tubuh. Efek sampingnya, antibiotik juga bisa mengurangi bakteri baik di tubuh, termasuk Lactobacillus.

 

Mengonsumsi antibiotik bersama dengan minuman Lactobacillus dapat mengurangi keefektifan bakteri tersebut. Untuk menghindari interaksi ini, konsumsi Yakult minimal 2 jam sebelum atau sesudah antibiotik.

  1. Obat penekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresan)

 

Obat yang menurunkan sistem kekebalan tubuh juga berpotensi memicu interaksi dengan Lactobacillus. Yakult mengandung Lactobacillus hidup. Sistem kekebalan tubuh biasanya mengendalikan bakteri dan ragi dalam tubuh untuk mencegah infeksi.

 

Obat yang menurunkan sistem kekebalan tubuh bisa meningkatkan kemungkinan Anda jatuh sakit dari infeksi bakteri dan ragi. Minum Yakult bersamaan dengan obat-obatan yang menurunkan sistem kekebalan tubuh mungkin akan meningkatkan kemungkinan sakit.

 

Beberapa obat yang menurunkan sistem kekebalan tubuh termasuk:

 

    azathioprine (Imuran)

    basiliximab (Simulect)

    siklosporin (Neoral, Sandimun)

    daclizumab (Zenapax)

    muromonab-CD3 (OKT3, Orthoclone OKT3)

    mycophenolate (CellCept)

    tacrolimus (FK506, Prograf )

    sirolimus (Rapamune)

    prednisone (Deltasone, Orasone)

    kortikosteroid (glukokortikoid)

 

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang berinteraksi dengan minuman ini?

 

Yakult tergolong aman bagi kebanyakan orang, termasuk anak-anak. Namun, terdapat beberapa kondisi kesehatan yang mungkin menyebabkan terjadinya interaksi dengan minuman ini.

 

Perlu diketahui, minuman ini mengandung gula (± 10 gram per takaran saji 65 ml). Jadi, jika Anda mempunyai diabetes, ada baiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

 

Minuman ini juga mengandung laktosa dari susu sapi, meski hanya sedikit (1 gram). Bila Anda termasuk orang yang intoleran terhadap laktosa, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

 

Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi Yakult jika Anda memiliki sistem imun tubuh yang buruk atau bermasalah (defisiensi). Kandungan probiotik dalam minuman ini berpotensi meningkatkan risiko infeksi bakteri atau jamur pada penderita penyakit autoimun.

Overdosis

 

Bagaimana gejala overdosis Yakult dan apa efeknya?

 

Gejala overdosis Yakult belum diketahui pasti. Pada beberapa orang yang sensitif, minuman ini mungkin dapat menyebabkan sakit perut, perut bergas, dan/atau diare.

https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/yakult/

Hans Mandala

puskkk.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Beri Komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.