Sesuai Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas (Depkes RI, 2006), Manajemen Puskesmas merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik yang meliputi perencanaan, penggerakan pelaksanaan serta pengendalian, pengawasan dan penilaian. Penerapan manajemen penggerakan pelaksanaan dalam bentuk forum pertemuan yang dikenal dengan Lokakarya Mini.

Dipublikasi pada : Warta
Selasa, 28 Juli 2020 02:03

JADWAL MAKAN OBAT YANG BENAR

Berkaitan dengan penggunaan obat, ada banyak hal yang mesti kita ketahui sebagai seorang yang ingin sembuh, kekurang telitian atau kesalahan karena kurang patuh terhadap petunjuk atau saran mengenai penggunaan obat akan berakibat fatal bagi penyembuhan kita dan berpengaruh pada produktifitas dalam keseharian kita.

Dipublikasi pada : Info Sehat

Rabu 08/07/2020 Bertempat di Puskesmas Kupang Kota, di lakukan sosialiasi Aplikasi E-Kinerja tujuannya untuk mempermudah PNS dalam mencatat hasil kegiatan tugas jabatan masing-masing PNS sesuai dengan tupoksi masing-masing PNS. "Ke depan, pelaporan kinerja kita juga semakin komplit karena berbasis SKP dengan finger print atau absensi Online Ujar Pak Rahmad S Ardi.SE dari BKPPD Kota Kupang.

 

Selain itu, aplikasi tersebut juga dapat mempermudah pejabat struktural dalam proses monitoring, evaluasi, dan pengawasan kinerja serta penilaian perilaku kerja staff atau bawahannya.

Pak Rahmat juga menerangkan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada ASN tentang Penerapan e-Kinerja. Hal itu dilakukan demi menjamin objektifitas pembinaan ASN yang didasarkan pada sistem prestasi kerja dan sistem karir. “ASN memiliki posisi strategis dalam pemerintahan, sehingga dituntut mengembangkan kompetensi dalam melaksanakan tugasnya,” ujar dia.

Sehingga E- kinerja tersebut, Lanjutnya mempermudah pimpinan mengontrol dan mengawasi kinerja bawahannya dan juga tentunya hal ini dapat berdampak positif bagi ASN dalam memperbaiki kinerja dan kedisiplinan, sehingga ASN dapat berkerja maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan.

Dipublikasi pada : Warta

Meski dalam situasi pandemic Covid-19 tidak menurunkan semangat Nutrisionist Mengantisipasi masalah gizi yang ada di Indonesia, terutama Wilayah  kerja puskesmas Kupang Kota.

Dipublikasi pada : Warta

Pandemi ini tidak menurunkan semangat dan gigihnya petugas Pada Puskesmas Kupang Kota dalam pelayanan kepada pasien.

Dipublikasi pada : Warta

Masyarakat yang sehat disarankan untuk menggunakan masker kain yang dapat dicuci dan dipakai berulang kali. Imbauan ini dilakukan agar persediaan masker medis seperti masker bedah dan N-95 dapat diprioritaskan bagi dokter dan petugas medis lainnya pada masa Pandemi Covid-19 ini.

Dengan adanya kewajiban pemakaian masker bagi seluruh masyarakat, terutama saat di luar rumah, maka perlu diketahui cara penggunaan masker kain yang baik dan tepat.

 

Adapun caranya sebagai berikut:

 Cuci Tangan Sebelum Gunakan Masker Kain

Cara menggunakan masker kain yang pertama, yaitu dimulai dengan mencuci tangan terlebih dahulu. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga bersih selama minimal 20 detik.

Pastikan seluruh bagian lipatan tangan dan area tersempit dapat dibersihkan dengan baik. Jika tidak tersedia air mengalir, gunakan cairan pembersih tangan atau handsinitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.

 

Gunakan Masker Kain

Setelah mencuci tangan, gunakan masker kain dengan memasangnya hingga menutupi hidung, mulut sampai dagu. Pastikan masker telah terpasang dengan rapat, atau tidak terdapat sela antara wajah dengan masker. Dengan begitu, area yang rentan seperti hidung dan mulut dapat terlindungi dengan baik dari kontaminasi virus.

 

Jangan Sentuh Masker Kain

Saat masker kain sedang digunakan, usahakan untuk tidak menyentuh atau membuka tutup masker, atau bagian depan permukaan masker. Apabila tidak sengaja tersentuh, sebaiknya segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik.

Ketika sedang berada di luar rumah dan tidak tersedia fasilitas cuci tangan, bisa menggunakan cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol minimal 60%.

 

Ganti Masker Kain Baru

Apabila masker kain telah basah atau lembap saat digunakan, gantilah dengan masker baru. Dalam penggunaan masker kain, sebaiknya mempunyai beberapa potong masker sebagai ganti.

Masker kain ini dapat dicuci bersih, dan digunakan berkali-kali. Dengan begitu, penggunaan masker tidak boros serta lebih ramah lingkungan.

 

Cara Melepas Masker Kain

Terakhir, untuk membuka masker kain, lepas masker dari bagian belakang. Usahakan untuk tidak menyentuh bagian depan masker.

Setelah masker kain selesai digunakan, segera cuci dengan deterjen seperti mencuci pakaian biasa. Masker ini dapat digunakan di lain waktu saat hendak ke luar rumah.

Pemakaiannya bisa mengikuti poin pertama seperti yang sudah dijelaskan.

 

Adapun Tips pembersihan dan perawatan Masker kain sebagai berikut.

  1. Setelah dipakai, masker kain direndam terlebih dahulu dengan air panas
  2. Setelah beberapa saat, cuci masker kain yang telah direndam air panas dengan menggunakan sabun atau detergen
  3. Supaya lebih steril, masker kain dapat disetrika dan dilipat dengan rapih
  4. Agar tidak tertukar, setiap masker kain disimpan dalam tempat berbeda yang diberi nama agar lebih jelas.

 

 

Dipublikasi pada : Info Sehat

Tubuh manusia merupakan keseluruhan struktur fisik  organisme manusia yang teramat kompleks. Sampai saat ini dunia modern khususnya dunia kedokteran masih “sedikit” menguak rahasia tubuh kita, walaupun dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang berarti. Pada dasarnya tubuh manusia (Gambar 1) terdiri atas kepala, leher, batang badan, 2 lengan dan 2 kaki. Ketinggian rata-rata tubuh manusia dewasa sekitar 1,6 m (5-6 kaki). Ukuran tubuh manusia biasanya ditentukan oleh gen.  Jenis dan komposisi tubuh juga dipengaruhi oleh faktor pascakelahiran seperti diet dan olahraga.

 

Pada saat manusia mencapai kedewasaan, tubuh terdiri dari hampir 100.000.000.000 sel. Masing-masing merupakan bagian sistem organ yang dirancang untuk melakukan fungsi kehidupan yang esensial. Sistem organ tubuh diantaranya : kardiovaskular, kekebalan tubuh, pencernaan, pernapasan, ekskresi, perkemihan, muskuloskeletal, saraf, endokrin, dan reproduksi.

 

Dalam aktivitas keseharian, organ tubuh kita (Gambar 1 dan Gambar 2) memiliki jam-jam tertentu untuk bekerja secara maksimal ataupun mengalami kondisi lemah. Memiliki pengetahuan akan hal ini tentunya akan membantu merencanakan hidup lebih baik. Berikut ini  jam piket berbagai organ tubuh manusia :

 

LAMBUNG

Jam 07.00 – 09.00

Jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum air putih,  jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, pada saat perut masih kosong memudahkan  zat yang berguna segera terserap tubuh.

 

LIMPA

Jam 09.00 – 11.00

Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Solusinya adalah mengurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.

 

JANTUNG

Jam 11.00 – 13.00

Jam piket organ jantung kuat, sebaiknya istirahat, hindari panas dan olah fisik, serta emosi berlebihan terutama pada penderita gangguan pembuluh darah.

 

HATI

Jam 13.00 – 15.00

Jam piket organ hati lemah, bila orang istirahat atau tidur sejenak ( 5 – 20 menit), darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka pertahanan tubuh kuat dalam  menangkal segala penyakit.

 

PARU-PARU

Jam 15.00 – 17.00

Jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat,  untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru.

 

GINJAL

Jam 17.00 – 19.00

Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

 

LAMBUNG

Jam 19.00 – 21.00

Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan.

 

LIMPA

Jam 21.00 – 23.00

Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya tidur atau jika belum bisa,    melakukan aktivitas yang menyenangkan misalnya  mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.

 

JANTUNG

Jam 23.00 – 01.00

Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat (tidur), apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung. Keseringan begadang dengan atau tanpa tujuan yang jelas meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

 

HATI

Jam 01.00 – 03.00

Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

 

PARU-PARU

Jam 03.00 – 05.00

Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk, bersin- bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

 

USUS BESAR

Jam 05.00 – 07.00

Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan Buang Air Besar  (BAB) secara teratur.

 

https://andihasad.com/2011/12/15/jam-piket-organ-tubuh-manusia/

 

Dipublikasi pada : Info Sehat

Pemberian Obat Cacing merupakan salah satu Program Rutin pada Puskesmas Kupang Kota, yang Ruang lingkupnya kepada semua Posyandu Balita dan Sekolah-Sekolah yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Kupang Kota, Yakni 18 Posyandu balita, SD 10 dan TK 7.

pemberian obat cacing pada salah satu TK di wilayah kerja oleh Petugas.

 

Cacing merupakan parasit atau organisme yang hidup pada organisme lain. Cacing yang ada dalam tubuh manusia akan merampas zat makanan dari tubuh yang dijadikan tempat tinggalnya. Jika hal ini terjadi pada anak-anak, akan mengganggu pertumbuhan dan menurunkan daya tahan tubuh, anak menjadi lemas, lesu, pucat.

Pemberian obat cacing pada anak diatas 1 tahun hanya mendapatkan albendazole sebanyak ½ butir sedangkan anak diatas 2 tahun mendapatkan 1 butir Albendazole.

Pemberian obat cacing ini hanya dilakukan apabila anak sehat, tidak demam ataupun sakit, anak sudah sarapan pagi dan hanya dilakukan oleh petugas puskesmas atau kader kesehatan yang sudah terlatih dan tidak bisa dibawa pulang.

 

Pemberian Obat Cacing Sirup oleh Kader Posyandu balita Pada salah satu Posyandu Dwilayah kerja Puskesmas Kupang Kota,

 

Pemberian obat cacing dilakukan hanya pada anak yang sudah diatas 1 tahun.

Obat cacing bernama albendazole ini berikan dengan tujuan:

  1. Dapat mengoptimalkan penyerapan karobohidrat, protein, vitamin A dan zat besi sehingga meningkatkan kualitas hidup, status gizi dan perkembangan anak.

 

Seorang anak yang mempunyai cacing di dalam tubuhnya akan menghambat penyeraa nutris dalam tubuhnya sehingga nutrisi tidak sempurna diserap. Hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan seperti defisiensi zat besi, anak kurang gizi, bahkan tumbuh kembang anak menjadi lambat bahkan terlambat.

 

  1. Mengurangi Stunting pada anak

Kondisi stunting ini merupakan hal yang lagi perlu jadi perhatian kita yang ditandai dengan pertumbuhan tinggi anak yang tidak sesuai dengan usianya.

 

  1. Membunuh berbagai jenis cacing baik dari telur, larva dan cacing

Sedangkan obat cacing Diethyl Carbamazine Citrat atau yang lebih dikenal dengan DEC ini diberikan pada anak usia 2 tahun keatas dengan tujuan mencegah dan membasmi penyakit kaki gajah (Eliminasi Filiaris).

 

Kaki gajah ini disebabkan oleh cacing nematode yang merupakan salah satu penyakit endemi tinggi di Indonesia. Dengan pemberian obat ini maka dapat membersihkan cacing di darah dan bahkan mencegah penyebaran pada orang lain.

 

Obat Cacing ini biasanya bisa kita dapatkan pada:

  1. Untuk anak usia 12 bulan sampai 59 bulan bisa diterima di puskesmas atau posyandu dengan pemberian yang dikombinasikan dengan vitamin A.
  2. Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun bisa didapatkan di UKS atau biasa didapatkan disekolah.

 

 

Dipublikasi pada : Warta
Jumat, 29 Mei 2020 05:52

VIRUS CORONA & SEL DALAM TUBUH

Peneliti dari Institut Teknologi Massachusetts mengklaim telah mengidentifikasi jenis sel tertentu yang diduga menjadi target dari virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa virus Covid-19 menyerang sel paru-paru, saluran hidung, dan usus.

 

Para peneliti menggunakan data yang ada pada RNA yang ditemukan di berbagai jenis sel untuk mencari sel yang mengekspresikan dua protein yang membantu virus Covid-19 memasuki sel manusia.

 

Mereka menemukan himpunan bagian sel di paru-paru, saluran hidung, dan usus yang mengekspresikan RNA untuk kedua protein itu jauh lebih banyak daripada sel lain.

 

 

Melansir Science Daily, para peneliti berharap bahwa temuan mereka akan membantu membimbing para ilmuwan yang bekerja mengembangkan perawatan obat baru atau menguji obat yang sudah ada yang dapat digunakan kembali untuk mengobati Covid-19.

 

"Tujuan kami adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan untuk berbagi data secepat mungkin secara manusiawi, sehingga kami dapat membantu mempercepat upaya yang sedang berlangsung dalam komunitas ilmiah dan medis," kata Alex K. Shalek, anggota inti Institut MIT untuk Teknik Medis dan Ilmu Pengetahuan (IMES).

 

Para peneliti menyampaikan menemukan bahwa protein 'lonjakan' virus berkaitan dengan reseptor pada sel manusia yang dikenal sebagai enzim pengubah angiotensin 2 (ACE2).

 

Protein manusia lain, enzim yang disebut TMPRSS2 membantu mengaktifkan protein lonjakan virus corona untuk memungkinkan masuknya sel.  Pengikatan dan aktivasi gabungan memungkinkan virus masuk ke sel inang.

 

"Segera setelah menyadari bahwa peran protein-protein ini telah dikonfirmasi secara biokimia, kami mulai mencari untuk melihat di mana gen-gen itu ada dalam kumpulan data yang ada. Kami benar-benar dalam posisi yang baik untuk mulai menyelidiki sel mana yang mungkin menjadi target virus ini," kata Jose Ordovas-Montanes, peneliti Laboratorium Rumah Sakit Anak Boston.

 

Laboratorium tempat Shalek meneliti dan banyak laboratorium lain di seluruh dunia telah melakukan penelitian berskala besar terhadap puluhan ribu sel manusia, primata, dan sel tikus, di mana mereka menggunakan teknologi sekuensing RNA sel tunggal untuk menentukan gen mana yang dihidupkan dalam suatu  jenis sel yang diberikan. 

 

Sejak tahun lalu, Nyquist telah membangun basis data dengan mitra di Broad Institute untuk menyimpan koleksi besar kumpulan data ini di satu tempat, memungkinkan para peneliti untuk mempelajari peran potensial sel-sel tertentu dalam berbagai penyakit menular.

 

Kumpulan data yang digunakan tim MIT untuk penelitian ini mencakup ratusan jenis sel dari paru-paru, saluran hidung, dan usus. Para peneliti memilih organ-organ itu untuk studi Covid-19 karena bukti sebelumnya mengindikasikan bahwa virus dapat menginfeksi masing-masing organ itu.

 

Lihat juga:Peneliti China Beberkan 30 Mutasi Baru Virus Corona

Mereka kemudian membandingkan hasilnya dengan jenis sel dari organ yang tidak terpengaruh virus.

 

"Karena memiliki gudang informasi yang luar biasa, kami dapat mulai melihat apa yang mungkin menjadi sel target untuk infeksi. Meskipun kumpulan data ini tidak dirancang khusus untuk mempelajari Covid-19, semoga ini memberi kita lompatan awal dalam mengidentifikasi beberapa hal yang mungkin relevan di sana," kata Shalek. 

 

Dalam saluran hidung, para peneliti menemukan bahwa sel sekretori yang menghasilkan lendir mengekspresikan RNA untuk kedua protein yang digunakan Covid-19 untuk menginfeksi sel. Di paru-paru, mereka menemukan RNA untuk protein ini terutama dalam sel yang disebut pneumosit tipe II.

 

Sel-sel ini melapisi alveoli (kantung udara) paru-paru dan bertanggung jawab untuk menjaga mereka tetap terbuka.

 

Di usus, mereka menemukan bahwa sel-sel yang disebut absorptive enterocytes  yang bertanggung jawab untuk penyerapan beberapa nutrisi mengekspresikan RNA untuk dua protein ini lebih dari jenis sel usus lainnya.

 

"Ini mungkin bukan cerita lengkapnya, tetapi jelas menggambarkan gambaran yang jauh lebih tepat. Sekarang kita dapat mengatakan dengan tingkat keyakinan tertentu bahwa reseptor ini diekspresikan pada sel-sel spesifik ini dalam jaringan ini," ujar Ordovas-Montanes.

 

Di sisi lain, para peneliti juga melihat fenomena mengejutkan, yakni ekspresi gen ACE2 tampaknya berkorelasi dengan aktivasi gen yang diketahui dihidupkan oleh interferon, protein yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap infeksi virus. 

 

Untuk mengeksplorasi itu lebih lanjut, para peneliti melakukan percobaan baru di mana mereka memperlakukan sel-sel yang melapisi saluran napas dengan interferon dan menemukan bahwa perawatan tersebut memang menghidupkan gen ACE2.

 

Interferon membantu melawan infeksi dengan mengganggu replikasi virus dan membantu mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh. Inferon juga menyalakan seperangkat gen khusus yang membantu sel melawan infeksi.

 

Studi sebelumnya telah menyarankan bahwa ACE2 berperan dalam membantu sel-sel paru untuk mentolerir kerusakan, tetapi ini adalah pertama kalinya ACE2 dihubungkan dengan respon interferon.

 

Temuan ini menunjukkan bahwa Covid-19 mungkin telah berevolusi untuk mengambil keuntungan dari pertahanan alami sel inang, membajak beberapa protein untuk digunakan sendiri.

 

"Ini bukan satu-satunya contoh dari itu. Ada contoh lain dari coronavirus dan virus lain yang benar-benar menargetkan gen yang distimulasi interferon sebagai cara untuk masuk ke dalam sel. Dalam beberapa hal, ini adalah respons host yang paling dapat diandalkan," kata Ordovas-Montanes. 

 

Karena memiliki begitu banyak efek menguntungkan terhadap infeksi virus, para peneliti menjelaskan inferon kadang digunakan untuk mengobati infeksi seperti hepatitis B dan hepatitis C. Temuan tim MIT menunjukkan bahwa peran potensial interferon dalam memerangi Covid-19 mungkin kompleks. 

 

Di satu sisi, itu dapat merangsang gen yang melawan infeksi atau membantu sel bertahan dari kerusakan, tetapi di sisi lain dapat memberikan target tambahan yang membantu virus menginfeksi lebih banyak sel.

 

"Sulit untuk membuat kesimpulan luas tentang peran interferon terhadap virus ini. Satu-satunya cara kita akan mulai memahami itu adalah melalui uji klinis yang terkontrol dengan hati-hati," kata Shalek. 

 

"Apa yang kami coba lakukan adalah menaruh informasi di sana, karena ada begitu banyak tanggapan klinis yang cepat dibuat orang. Kami berusaha membuat mereka sadar akan hal-hal yang mungkin relevan," ujarnya.

 

Lihat juga:Ahli Epidemiologi Desak Buka Data Angka Penularan Corona RI

Melansir New York Post, para ilmuwan mengetahui bahwa protein 'lonjakan' virus berkaitan dengan reseptor tertentu pada sel manusia yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 atau ACE2. Protein lain, enzim yang disebut TMPRSS2 membantu mengaktifkan protein lonjakan Covid-19 yang memungkinkannya masuk ke dalam sel.

 

Pengikatan dan aktivasi gabungan memungkinkan virus untuk masuk ke sel host. Para ilmuwan kemudian hanya perlu menemukan sel-sel spesifik yang mengekspresikan protein ini yang membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

 

"Sekarang kita dapat mengatakan dengan tingkat keyakinan tertentu bahwa reseptor ini diekspresikan pada sel-sel spesifik ini dalam jaringan ini."

 

Para peneliti berharap temuan mereka akan membantu para ilmuwan yang bekerja pada pengembangan perawatan atau bagi mereka yang menguji obat yang ada yang dapat digunakan kembali untuk Covid-19.

Copy by
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200423162350-199-496640/ilmuwan-ungkap-sel-di-dalam-tubuh-yang-diserang-virus-corona

Dipublikasi pada : Info Sehat
Jumat, 29 Mei 2020 05:48

MENGENAL PROTEIN LEBIH DEKAT

Ada beragam fungsi protein bagi tubuh, mulai dari sumber energi¸ membentuk berbagai enzim dan hormon, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, memastikan kebutuhan protein harian sudah tercukupi dengan baik adalah hal yang penting.

 

Sama seperti lemak dan karbohidrat, protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. Ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein, sistem pencernaan akan memecah protein menjadi asam amino yang dibutuhkan hampir di seluruh bagian tubuh.

 

Sebagian asam amino dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, namun sebagian lain hanya bisa didapatkan dari makanan. Oleh karena itu, tubuh tetap memerlukan tambahan protein dari makanan yang dikonsumsi agar fungsi protein dalam tubuh dapat berjalan secara optimal.

Berbagai Fungsi Protein

 

Berikut ini adalah berbagai manfaat dan fungsi protein bagi tubuh, yaitu:

  1. Sebagai sumber energi

 

Protein merupakan salah satu sumber energi yang penting bagi tubuh selain lemak dan karbohidrat. Sama dengan karbohidrat, protein mengandung 4 kalori per gram-nya, sedangkan lemak memasok energi lebih banyak, yakni 9 kalori/gram.

 

Dalam pengolahan makanan untuk sumber energi, tubuh akan menggunakan karbohidrat dan lemak terlebih dahulu. Sementara itu,  protein akan disimpan sebagai cadangan dan digunakan ketika tubuh benar-benar membutuhkannya, misalnya saat Anda berpuasa hingga 18–48 jam tanpa asupan makanan.

 

Kekurangan protein dalam jangka panjang bisa menyebabkan kwashiorkor dan malnutrisi energi protein.

  1. Membangun dan memperbaiki jaringan tubuh

 

Protein adalah “batu bata” yang berperan besar dalam menyusun hampir semua bagian tubuh kita, misalnya otot dan tulang, jantung, paru-paru, otak, kulit dan rambut. Tidak hanya itu, protein juga bertanggung jawab untuk memelihara dan mengganti jaringan di tubuh yang telah rusak.

 

Dalam kondisi normal, jumlah protein yang digunakan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh akan sama setiap harinya. Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak protein, yaitu ketika ada pertumbuhan jaringan baru atau ketika pemecahan protein terjadi lebih banyak, misalnya pada ibu hamil, ibu menyusui, atau pada orang yang sedang sakit.

  1. Membentuk antibodi

 

Protein membantu tubuh membentuk imunoglobulin yang biasa dikenal sebagai antibodi. Antibodi berperan penting untuk melawan infeksi bakteri atau virus. Selain itu, antibodi juga membantu tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit dari bakteri atau virus yang sama di kemudian hari.

 

Setelah tubuh Anda menghasilkan antibodi terhadap bakteri atau virus tertentu, sel-sel imun dalam tubuh tidak akan pernah lupa cara memproduksinya kembali. Jadi, jika nantinya bakteri atau virus tersebut menyerang kembali, tubuh Anda akan bisa melawannya dengan lebih cepat.

  1. Membentuk enzim dan hormon

 

Enzim merupakan jenis protein yang ditemukan di dalam sel. Enzim bertanggung jawab terhadap banyak sekali reaksi biokimia yang terjadi di dalam tubuh, misalnya untuk kontraksi otot, menghancurkan racun, dan mencerna makanan.

 

Selain enzim, protein juga membentuk sebagian besar hormon pada tubuh. Hormon bertugas untuk mengirimkan sinyal dan mengatur proses biologis antara sel, jaringan, dan organ. Contohnya adalah hormon insulin yang mengirim sinyal dan mengatur proses masuknya gula ke dalam sel tubuh.

 

Selain fungsi-fungsi di atas, masih banyak fungsi protein lain yang sangat dibutuhkan tubuh, misalnya menyeimbangkan pH dan jumlah cairan dalam darah, menyimpan cadangan nutrisi tubuh, dan menjadi alat transportasi bagi senyawa-senyawa kimia untuk melewati aliran darah serta masuk atau keluar sel tubuh.

Cara Mendukung Fungsi Protein

 

Agar fungsi protein dapat berjalan dengan baik, asupan protein pun harus memadai. Kebutuhan protein pada umumnya adalah 1,2–1,5 gram/kgBB/hari. Jadi jika berat badan (BB) seseorang adalah 50 kg, ia membutuhkan sekitar 60–75 gram protein per harinya.

 

Namun untuk memudahkan, Anda bisa mengikuti acuan asupan protein sesuai usia seperti berikut:

 

    Balita: 10 gram per hari

    Anak usia sekolah (6–12 tahun): 19–34 gram per hari

    Remaja pria: 52 gram per hari

    Remaja wanita: 46 gram per hari

    Pria dewasa: 56 gram per hari

    Wanita dewasa: 46 gram per hari

 

Seperti yang telah dijelaskan di atas. Kondisi tertentu dapat membuat kebutuhan protein jadi meningkat. Pada wanita yang sedang hamil atau menyusui, asupan protein perlu ditingkatkan hingga 70 gram dalam sehari.

Sumber Protein yang Disarankan

 

Untuk mendapatkan asupan protein yang cukup, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein, baik dari sumber nabati maupun hewani. Contoh sumber protein hewani adalah aneka jenis seafood yang juga kaya akan omega 3 dan 6, daging ayam tanpa lemak, telur, dan daging sapi tanpa lemak.

 

Sumber protein lain seperti kedelai, kacang polong, hingga produk olahan susu seperti keju dan yoghurt juga dapat menjadi pilihan agar fungsi protein dapat bekerja secara maksimal.

 

Fungsi protein bagi tubuh sangat penting untuk dijaga agar fungsi tubuh secara keseluruhan bisa berjalan dengan baik pula. Caranya adalah dengan memenuhi asupan protein harian. Namun ingat, konsumsi protein berlebihan juga tidak disarankan karena bisa saja menimbulkan efek samping.

 

Jika Anda memiliki kesulitan dalam memenuhi kebutuhan protein harian, misalnya karena adanya alergi terhadap beberapa makanan yang mengandung protein, Anda bisa berkonsultasi mengenai asupan alternatif ke dokter atau ahli gizi.

Copy by:

https://www.alodokter.com/fungsi-protein-penting-mendukung-tubuh-siap-beraktivitas

Dipublikasi pada : Info Sehat
Halaman 1 dari 4