Hans Mandala

Hans Mandala

Website URL: http://puskkk.dinkes-kotakupang.web.id   |   Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

PUSKESMAS KUPANG KOTA BEKERJASAMA DENGAN RUMAH SAKIT KARTINI DALAM MENGATASI PENYEBARAN VIRUS CORONA DI WILAYAH KOTA KUPANG.  DALAM HAL INI DIKHUSUSKAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUPANG KOTA YANG MANA LETAK SANGAT STRATEGIS DI PERTENGAHAN KOTA KUPANG, YANG MANA KITA SEMUA TAU SITUASI TAK PERNAH SEPI MOBILISASI PENDUDUK BAIK PEJALAN KAKI DAN DAERAH PERTOKOAN YANG SELALU RAMAI.

PEMBAGIAN PAKET INI DIBERIKAN OLEH RUMAH SAKIT KARTINI KUPANG DAN BEKERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS KUPANG KOTA UNTUK MENDISTRIBUSIKAN KEPADA MASYARAKAT YANG MEMBUTUHKAN.

ADAPUN MASYARAKAT YANG DIBERIKAN BANTUAN INI ADALAH MASYARAKAT YANG DITEMUI PADA SAAT JAM KERJA DIWILAYAH

BINAAN PUSKESMAS KUPANG KOTA YANG TIDAK MENGGUNAKAN MASKER PADA SAAT BERJUALAN DAN BEKERJA.

ADAPUN ISI DARI PAKETAN INI BERUPA MASKER KAIN YANG BISA DICUCI, HAND SANITISER &  PANDUAN MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA. ADAPUN RESPON YANG BAIK DARI MASYARAKAT YANG MENERIMA DIKARENAKAN BEBERAPA MASYARAKAT BERPENGHASILAN KECIL SEHINGGA KURANG MAMPU UNTUK MEMBELI MASKER YANG HARGA MELAMBUNG NAIK PADA SAAT INI.

SELAIN MEMBERIKAN BANTUAN INI PETUGAS DARI PUSKESMAS KUPANG KOTA JUGA MENJELASKAN CARA PEMAKAIAN MASKER DAN

CARA CUCI TANGAN MENGGUNAKAN HAND SANITISER SERTA 6 LANGKAH MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN AIR DAN SABUN.

MARI KITA MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENYEMBUHKAN.

Infeksi virus Corona yang dikenal juga sebagai penyakit COVID-19 berasal dari hewan, Penyakit ini dapat menular ke manusia dan antarmanusia. Penularan virus Corona dari manusia ke manusia bisa terjadi salah satunya melalui percikan air liur penderita COVID-19 yang dikeluarkan saat bersin, batuk, atau bahkan bicara.

 

Oleh karena itu, penggunaan masker dianjurkan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona, karena dapat menghalau percikan ludah ini.

 

Lantas, Kapan Waktu yang Tepat untuk Anak Menggunakan Masker?

Pemakaian masker tidak dianjurkan jika anak tidak sakit atau tidak berada di dekat orang sakit. Kenakan Si Kecil masker hanya bila ia sedang sakit batuk atau pilek, juga bila ia berada di dekat orang yang sedang sakit batuk atau pilek. Pilihlah masker yang ukurannya pas agar nyaman digunakan oleh Si Kecil.

 

Bila Bunda hendak memberikan Si Kecil masker, jangan lupa ajari ia untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh masker.

 

Memakai masker bisa membuat anak merasa gerah dan kurang nyaman untuk bernapas, sehingga ia akan bolak-balik melepas dan memasang masker, serta menyentuh masker dan wajah tanpa mencuci tangan. Hal ini justru akan meningkatkan risiko anak untuk terinfeksi virus dan kuman penyakit lainnya, lho.

 

Jadi, ketimbang memakaikannya masker, lebih baik Bunda mengurangi membawa Si Kecil ke luar rumah, apalagi ke tempat yang ramai, seperti pusat perbelanjaan atau taman bermain. Untuk saat ini, cara tersebut lebih dianjurkan untuk mencegah penularan virus Corona.

 

Jika memang harus ke luar rumah, usahakan agar Si Kecil tidak dekat-dekat, digendong, atau dicium orang lain, terutama orang yang tampak sakit. Selain itu, pastikan juga area wajah Si Kecil tidak disentuh tangan yang belum dicuci.

 

Memakaikan anak masker perlu dipertimbangkan dengan bijak. Pasalnya, masker bisa melindunginya, tapi bisa juga meningkatkan risikonya untuk terinfeksi. Oleh karena itu, lebih baik Bunda fokus pada langkah pencegahan yang lain, seperti membiasakannya cuci tangan.

 

Pastikan Si Kecil paham mengenai cara mencuci tangan yang benar dan kapan saja ia harus mencuci tangan. Ingatkan ia untuk mencuci tangannya secara teratur dan tidak menyentuh wajah atau makan dengan tangan yang kotor. Berikan ia makanan bergizi dan pastikan ia cukup istirahat supaya daya tahan tubuhnya tetap prima.

 

Berikut ada beberapa jenis masker yang ada:

 

Masker Kain

 

Umumnya, masker ini bisa dicuci dan digunakan lagi. Masker ini sangat umum digunakan di negara-negara Asia, terutama untuk berkendara.

 

Studi menunjukkan enggak ada bukti kalau masker kain punya manfaat untuk pencegahan penyakit.

 

Masker jenis ini malah dianggap berbahaya karena cenderung jarang dicuci.

 

Masker kain juga gampang basah dan lembap, yang membuatnya jadi tempat yang baik untuk kuman berkembang biak.

 

 

Masker Bedah

 

Nah, kamu pasti enggak asing dengan masker yang satu ini. Yup, ini adalah masker bedah, masker yang paling sering digunakan di Indonesia.

 

Masker bedah sekali pakai ini biasanya berwarna hijau atau biru, dan umumnya dipakai oleh dokter saat melakukan pembedahan atau prosedur medis.

 

Fungsi dari jenis masker ini adalah untuk mencegah air liur atau batuk mengontaminasi area operasi yang steril.

 

Masker ini juga cocok digunakan orang yang sakit agar enggak menularkan penyakitnya lewat droplets (air liur).

 

 

Masker N95

 

Masker N95 atau masker respirator adalah jenis masker anti-polusi yang bisa digunakan untuk melindungi dari asap, termasuk kabut asap.

 

Masker N95 bisa menyaring polutan dan partikel halus sampai 95 persen. Inilah alasan masker ini dinamakan masker N95.

 

Jenis masker ini cocok digunakan untuk orang yang sensitif, seperti penderita infeksi saluran pernapasan dan pekerja di luar ruangan.

 

N95 tidak dirancang untuk anak-anak atau Anda yang memiliki rambut pada wajah karena N95 tidak akan bisa menutupi wajah secara sempurna,

menyisakan celah dan bisa dimasuki partikel-partikel berukuran kecil.

Orang-orang yang memiliki masalah pernapasan kronis, jantung, atau kondisi medis lainnya yang membuat mereka sulit bernapas harus terlebih dahulu

berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan N95. Anda memerlukan usaha lebih keras untuk bernapas menggunakan N95, karena itulah, lebih

baik untuk menanyakan cara penggunaannya dengan ahli terlebih dahulu.

Untuk mencegah penularan bakteri atau virus, N95 tidak boleh dipakai bergantian dengan orang lain. Jika N95 milik Anda sudah rusak, kotor, atau

membuat Anda sulit bernapas, segera ganti dengan yang baru. Jangan salah pilih dan menggunakannya, ya! Karena setiap masker punya kegunaan

masing-masing.

 

Antisipasi Bahaya Virus Corona Covid-19 Puskesmas Kupang kota yang bertempat di tengah pemukiman Kota Kupang yang sangat strategis ini sangat beresiko karena tingginya mobilisasi penduduk yang sangat padat.

IMUN KUAT TUBUH KUAT HADAPI VIRUS

Jumat, 20 Maret 2020 01:31

Sejak awal munculnya kasus virus corona, imbauan untuk rajin mencuci tangan dan menjaga imunitas tubuh. Cara ini mungkin dianggap sepele dan sedikit tak menenangkan.

MINYAK ZAITUN TEKAN RESIKO JANTUNG

Jumat, 20 Maret 2020 01:26

Salah satu poin inti dari diet Mediterania adalah penggunaan minyak zaitun dalam menu makan harian. Studi terbaru menunjukkan, asupan minyak zaitun dapat menurunkan risiko kardiovaskular.

 

Penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan American Heart Association pada Rabu (4/3) itu menegaskan manfaat konsumsi minyak zaitun untuk tubuh. Mengganti 5 gram margarin, butter, atau mayones dengan minyak zaitun dalam jumlah yang sama dapat menurunkan risiko penyakit arteri koroner hingga 7 persen.

 

"Jangan menambahkan minyak zaitun ke menu makan harian Anda, tapi ganti," ujar penulis studi sekaligus ahli nutrisi Harvard T.H Chan School of Public Health, Frank Hu, melansir CNN.

Yang perlu dicatat adalah bahwa Anda perlu mengganti asupan lemak tak jenuh--yang umumnya terdapat dalam jenis minyak lainnya--dengan minyak zaitun. Minyak zaitun dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan jantung.

 

Tak hanya itu, penelitian juga menemukan, asupan minyak zaitun lebih dari 7 gram atau setengah sendok makan sehari dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah sebesar 15 persen. Namun, penggunaan minyak zaitun tampaknya tak berdampak pada risiko stroke.

 

Sebelumnya, sebuah studi besar terhadap lebih dari 7 ribu orang pada 2013 lalu menemukan bahwa konsep diet Mediterania dikombinasikan dengan asupan minyak zaitun ekstra virgin selama 5 tahun dikaitkan dengan risiko serangan jantung dan stroke yang lebih rendah sebesar 30 persen.

Selain itu, asupan minyak zaitun juga dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif dan membantu mengendalikan berat badan. Sebuah penelitian di Australia pada 2018 menemukan, minyak zaitun ekstra virgin lebih stabil secara kimiawi pada suhu tinggi daripada minyak goreng lainnya. Minyak canola disebut sebagai yang paling tidak stabil dan dapat menciptakan senyawa berbahaya dua kali lebih banyak daripada minyak zaitun ekstra virgin. "Mari kita bicara tentang perubahan dalam pola makan," kata Hu. Alih-alih menggunakan mentega untuk roti, lanjut dia, lebih baik celupkan roti ke dalam minyak zaitun. Atau, Anda juga bisa menggunakan campuran minyak zaitun dan cuka sebagai teman menikmati salad. "Perubahan kecil ini memberikan manfaat kesehatan yang signifikan dalam jangka panjang,"

Seperti dilansir https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200306140056-255-481103/minyak-zaitun-dalam-menu-harian-tekan-risiko-penyakit-jantung

Puskesmas Kupang Kota Yang Sangat Strategis didalam Kota Kupang sangat digemari kebanyakan masryakat dikarenakan akses yang sangat mudah dijangkau dikala sakit maupun sehat, mobilisasi jumlah pasiennya cukup banyak dalam sehari mencapai ratusan.

Alasan Penting Memakai Masker Mulut

Menurut penelitian, menggunakan masker mulut dengan benar memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

  1. Menghindari paparan polusi udara

Asap dari kendaraan bermotor, pabrik, rokok, dan debu, adalah beberapa jenis polusi udara yang bisa ditemukan setiap harinya. Nah, paparan polusi ini dapat memengaruhi kinerja paru-paru serta meningkatkan risiko terserang penyakit pernapasan seperti asma dan PPOK, penyakit jantung, dan kelahiran prematur.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah berpolusi tinggi, ini adalah alasan utama untuk memakai masker mulut ketika keluar rumah. Masker, terutama masker N95, bisa menyaring udara yang kotor sebelum terhirup oleh hidung.

  1. Mencegah penularan dan penyebaran penyakit

Menurut sejumlah penelitian menggunakan masker mulut dapat membantu mencegah Anda menularkan atau tertular berbagai macam penyakit, seperti flu, batuk, ISPA, dan sindrom pernapasan akut berat atau Severe Acute Respiratory Syndrome.

Maka itu, memakai masker mulut dapat menjadi salah satu cara terbaik agar kita tidak mudah tertular atau menularkan penyakit. Masker yang digunakan dengan benar bisa membantu mencegah virus dan bakteri menyebar melalui lendir atau cairan yang keluar saat kamu bersin atau batuk.

  1. Melindungi wajah dari efek negatif sinar matahari dan polusi

Alasan memakai masker mulut yang tidak kalah penting adalah untuk melindungi sebagian kulit wajah dari efek negatif polusi udara dan paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari dan polusi udara yang berkepanjangan dan berulang diduga dapat menyebabkan penuaan dini dan peningkatan risiko kekambuhan eksim, jerawat, flek hitam, hingga kanker kulit.

Selain dengan masker, kenakan juga kacamata hitam, topi, dan gunakan tabir surya untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari.

 

terkait pemakaian masker yang tepat, sebagai berikut:

  1. Sebelum mengenakan masker, bersihkan tangan dengan alkohol atau mencucinya dengan sabun dan air.
  2. Tutupi mulut dan hidung dengan masker. Pastikan tidak ada celah antara wajah dan masker.
  3. Jangan menyentuh masker saat menggunakannya. Apabila terpaksa melakukannya, cuci tangan memakai sabun dan air atau bersihkan dengan.
  4. Segera ganti masker dengan yang baru setelah lembab dan jangan gunakan kembali masker setelah dipakai.
  5. Untuk melepas masker, lepaskan dari belakang (jangan sentuh bagian depan masker). Segera buang masker di tempat sampah tertutup. Kemudian bersihkan tangan dengan sabun dan air atau bersihkan memakai alkohol.
  6. Setelah melepas masker atau setiap kali secara tidak sengaja menyentuh masker bekas, cucilah tangan dengan menggunakan sabun dan air atau gunakan alkohol untuk membersihkannya.
  7. Buang masker sekali pakai setelah setiap kali digunakan dengan segera Apabila anda mengalami gejala masalah pernapasan, segera kenakan masker medis saat berada di tempat umum, seperti sarana transportasi publik. Penggunaan masker sangat dinajurkan apabila anda berada di kawasan yang terdampak infeksi virus corona. Sementara apabila berada di ruang tertutup dan tidak memakai masker, tutup mulut dan hidung dengan memakai tisu saat batuk atau bersin. Setelah itu, segera buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan dengan sabun dan air.

 

Mencuci tangan yang benar harus dilakukan dengan sabun dan air yang mengalir. Sabun dapat membunuh kuman, sedangkan air mengalir dapat meluruhkan kuman di tangan. Berikut enam langkah mencuci tangan yang benar.

 

1. Telapak tangan

Langkah pertama yang mesti dilakukan adalah mengambil sabun dan letakkan di telapak tangan. Basahi tangan, lalu gosok telapak tangan dengan sabun.

  1. Telapak punggung tangan

Setelah itu, gosok pula telap punggung tangan kanan dan kiri. Pastikan semua bagian terkena sabun.

  1. Sela-sela jari

Langkah berikutnya adalah menggosok sabun ke sela-sela jari. Sela-sela jari merupakan salah satu lokasi favorit kuman bersarang, sehingga tak boleh dilupakan.

 

  1. Punggung

Berikutnya, bersihkan punggung jari dengan gerakan saling mengunci. Gerakan ini berguna untuk memastikan kuman benar-benar mati.

 

  1. Jempol

Bersihkan jempol kanan dan kiri secara bergantian dengan gerakan digosok memutar. Jempol jadi perhatian karena ibu jari ini merupakan jari yang paling aktif beraktivitas.

 

  1. Ujung jari

Bersihkan ujung jari atau bagian kuku dengan gerakan menguncup. Gerakan ini bertujuan agar kuku benar-benar bersih dan kuman yang menyelip di kuku dapat hilang.

 

Setelah mengikuti langkah-langkah ini, akhiri mencuci tangan dengan membersihkan sabun dengan air yang mengalir lalu keringkan.

Sebaliknya, mari menjaga daya tahan tubuh dengan beberapa perubahan kecil yang kita lakukan. Berikut kumparan rangkum 8 tips menjaga daya tahan tubuh dengan makanan dan minuman yang kita konsumsi.

  1. Kurangi gorengan

Penggemar gorengan sebaiknya menahan diri saat musim hujan atau ketika virus corona sedang merebak. Pasalnya, situs EurekAlert pernah merilis sebuah eksperimen yang menduga bahwa makanan yang diproses dan digoreng bikin rentan flu. Situs ini jadi sumber global untuk berita sains.

Peneliti menemukan zat aditif bernama tertiary butylhydroquinone (TBHQ) dalam dua makanan tersebut. TBHQ bisa meningkatkan gejala flu. Bisa pula mengurangi efektivitas obat flu.

 

  1. Ngemil buah kering

Saat work from home, kadang kita banyak makan camilan manis atau makanan instan. Kurangi, guys Sebagai gantinya, makanlah jenis buah-buahan kering bisa membantu tubuh kita tetap hangat. Misalnya, buah tin, atau buah kurma, yang bisa disantap dengan cara dicampurkan bersama susu hangat. 

Keduanya memiliki kandungan kalsium dan zat besi yang tinggi sehingga berfungsi menjaga kehangatan tubuh. Selain itu, buah tin dan kurma juga dapat meningkatkan energi dalam tubuh.

 

  1. Ganti pemanis dengan madu

Saat musim hujan atau cuaca tak menentu, sebaiknya kamu ganti gula dengan madu. Soalnya, tak hanya berfungsi sebagai pemanis alami, madu juga dapat menghangatkan tubuh dengan natural.

 

  1. Susu kunyit

Berasal dari India, susu kunyit kini sedang digandrungi banyak orang. Selain rasanya yang lezat, banyaknya manfaat yang ada dalam kunyit membuat orang-orang memburu minuman berwarna kuning terang ini. 

Disajikan dalam keadaan hangat, susu kunyit akan membuat badan lebih rileks dan segar. Hal ini dikarenakan kunyit mengandung senyawa anti-inflamasi berupa kurkumin yang efektif menghalau berbagai macam penyakit.

Susu kunyit juga sangat cocok diminum ketika gejala flu dan pilek mulai menyerang akibat cuaca hujan.

 

  1. Banyak minum jus

Malas makan buah? Bikin jus saja supaya tinggal langsung diminum. Perbanyaklah minum jus untuk menjaga daya tahan tubu. Pilih juga buah yang sifatnya mampu meningkatkan sistem imun. Perbanyak juga vitamin C.

 

  1. Tahu batas dan waktu ngopi

Ya, kafein dalam kopi punya banyak manfaat. Namun, bagi penderita diabetes, kopi justru memicu lonjakan gula darah. Kopi juga bisa memicu kolesterol dan menekan sistem kekebalan tubuh.

Sebenarnya kalau tidak berlebihan enggak apa-apa. Cuma, bagi sebagian yang work from home, kadang kita jadi kebablasan soal porsi ngopi harian kita.

Soalnya, kalau kamu terlalu banyak asupan kafein, plus ngopinya di malam hari, kamu bisa kesulitan untuk tidur. Padahal, ketika kita tidur, kita sedang membangun daya tahan tubuh kita.

 

  1. Kurangi alkohol

Alkohol sangat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Dalam waktu 20 menit sejak menelan alkohol, sistem kekebalan tubuh kita  langsung menurun. Namun, seberapa besar turunnya tergantung dari kondisi tubuh kita.

 

  1. Minum jahe

Enggak heran nih, jahe laris di pasaran karena virus corona merebak. Jahe, terutama jahe merah, sangat baik membangun sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian di Institut Pertanian Bogor menemukan bahwa banyaknya jumlah tonikum yang terdapat di jahe merah bisa meningkatkan selera makan dan menguatkan imun tubuh. Ini dia manfaat jahe merah untuk menangkal virus corona.

Tonikum mempunyai efek untuk memperkuat sistem organ dan menstimulan perbaikan sel-sel pada otot. Di sisi lain, kandungan minyak atsiri pada jahe merah juga meningkatkan kekebalan tubuh kamu. 

Jadi, sekarang kamu lebih tahu soal makanan dan minuman apa yang harusnya disimpan di rumah. Hindari dulu makan makanan instan ya, perbanyaklah sayur dan buah. Yuk, sehat terus!

 

Seperti dilansir: https://kumparan.com/kumparanfood/8-tips-menjaga-daya-tahan-tubuh-dengan-makanan-dan-minuman-1t2OO4HE7ZX

Halaman 3 dari 8