Meskipun  Virus Corona (Covid-19) masih belum berakhir, kegiatan posyandu Balita tetap digelar dan berjalan dengan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Posyandu  balita merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dilakukan karena untuk memperhatikan kesehatan Balita.

 

 

 

Pada salah satu Posyandu, diberikan bantuan langsung Berupa Face Shield, Masker & sabun Cuci tangan Oleh kepala Puskesmas Kupang Kota Dr Trio Hardhina.

 

 

Adapun beberapa persiapan yang disiapkan salah satunya adalah pembagian Face Shield dan Masker Kain bagi kader posyandu Balita yang melakukan kegiatan penimbangan,

Adapun juga diatur jarak meja dan kursi bagi masyarakat yang datang.

 

 

 

Diharapkan masyarakat tetap mematuhi peraturan New Normal ini yang bertujuan menjaga kesehatan kita bersama sejak dini.

 

 

Dipublikasi pada : Warta

Masyarakat yang sehat disarankan untuk menggunakan masker kain yang dapat dicuci dan dipakai berulang kali. Imbauan ini dilakukan agar persediaan masker medis seperti masker bedah dan N-95 dapat diprioritaskan bagi dokter dan petugas medis lainnya pada masa Pandemi Covid-19 ini.

Dengan adanya kewajiban pemakaian masker bagi seluruh masyarakat, terutama saat di luar rumah, maka perlu diketahui cara penggunaan masker kain yang baik dan tepat.

 

Adapun caranya sebagai berikut:

 Cuci Tangan Sebelum Gunakan Masker Kain

Cara menggunakan masker kain yang pertama, yaitu dimulai dengan mencuci tangan terlebih dahulu. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga bersih selama minimal 20 detik.

Pastikan seluruh bagian lipatan tangan dan area tersempit dapat dibersihkan dengan baik. Jika tidak tersedia air mengalir, gunakan cairan pembersih tangan atau handsinitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.

 

Gunakan Masker Kain

Setelah mencuci tangan, gunakan masker kain dengan memasangnya hingga menutupi hidung, mulut sampai dagu. Pastikan masker telah terpasang dengan rapat, atau tidak terdapat sela antara wajah dengan masker. Dengan begitu, area yang rentan seperti hidung dan mulut dapat terlindungi dengan baik dari kontaminasi virus.

 

Jangan Sentuh Masker Kain

Saat masker kain sedang digunakan, usahakan untuk tidak menyentuh atau membuka tutup masker, atau bagian depan permukaan masker. Apabila tidak sengaja tersentuh, sebaiknya segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik.

Ketika sedang berada di luar rumah dan tidak tersedia fasilitas cuci tangan, bisa menggunakan cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol minimal 60%.

 

Ganti Masker Kain Baru

Apabila masker kain telah basah atau lembap saat digunakan, gantilah dengan masker baru. Dalam penggunaan masker kain, sebaiknya mempunyai beberapa potong masker sebagai ganti.

Masker kain ini dapat dicuci bersih, dan digunakan berkali-kali. Dengan begitu, penggunaan masker tidak boros serta lebih ramah lingkungan.

 

Cara Melepas Masker Kain

Terakhir, untuk membuka masker kain, lepas masker dari bagian belakang. Usahakan untuk tidak menyentuh bagian depan masker.

Setelah masker kain selesai digunakan, segera cuci dengan deterjen seperti mencuci pakaian biasa. Masker ini dapat digunakan di lain waktu saat hendak ke luar rumah.

Pemakaiannya bisa mengikuti poin pertama seperti yang sudah dijelaskan.

 

Adapun Tips pembersihan dan perawatan Masker kain sebagai berikut.

  1. Setelah dipakai, masker kain direndam terlebih dahulu dengan air panas
  2. Setelah beberapa saat, cuci masker kain yang telah direndam air panas dengan menggunakan sabun atau detergen
  3. Supaya lebih steril, masker kain dapat disetrika dan dilipat dengan rapih
  4. Agar tidak tertukar, setiap masker kain disimpan dalam tempat berbeda yang diberi nama agar lebih jelas.

 

 

Dipublikasi pada : Info Sehat

Begitu banyak Donatur yang meluangkan waktu dan Sumbangan bagi  Puskesmas Kupang Kota dalam penanggulangan Pandemi Covid-19 ini.

Dipublikasi pada : Warta
Jumat, 29 Mei 2020 05:52

VIRUS CORONA & SEL DALAM TUBUH

Peneliti dari Institut Teknologi Massachusetts mengklaim telah mengidentifikasi jenis sel tertentu yang diduga menjadi target dari virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa virus Covid-19 menyerang sel paru-paru, saluran hidung, dan usus.

 

Para peneliti menggunakan data yang ada pada RNA yang ditemukan di berbagai jenis sel untuk mencari sel yang mengekspresikan dua protein yang membantu virus Covid-19 memasuki sel manusia.

 

Mereka menemukan himpunan bagian sel di paru-paru, saluran hidung, dan usus yang mengekspresikan RNA untuk kedua protein itu jauh lebih banyak daripada sel lain.

 

 

Melansir Science Daily, para peneliti berharap bahwa temuan mereka akan membantu membimbing para ilmuwan yang bekerja mengembangkan perawatan obat baru atau menguji obat yang sudah ada yang dapat digunakan kembali untuk mengobati Covid-19.

 

"Tujuan kami adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan untuk berbagi data secepat mungkin secara manusiawi, sehingga kami dapat membantu mempercepat upaya yang sedang berlangsung dalam komunitas ilmiah dan medis," kata Alex K. Shalek, anggota inti Institut MIT untuk Teknik Medis dan Ilmu Pengetahuan (IMES).

 

Para peneliti menyampaikan menemukan bahwa protein 'lonjakan' virus berkaitan dengan reseptor pada sel manusia yang dikenal sebagai enzim pengubah angiotensin 2 (ACE2).

 

Protein manusia lain, enzim yang disebut TMPRSS2 membantu mengaktifkan protein lonjakan virus corona untuk memungkinkan masuknya sel.  Pengikatan dan aktivasi gabungan memungkinkan virus masuk ke sel inang.

 

"Segera setelah menyadari bahwa peran protein-protein ini telah dikonfirmasi secara biokimia, kami mulai mencari untuk melihat di mana gen-gen itu ada dalam kumpulan data yang ada. Kami benar-benar dalam posisi yang baik untuk mulai menyelidiki sel mana yang mungkin menjadi target virus ini," kata Jose Ordovas-Montanes, peneliti Laboratorium Rumah Sakit Anak Boston.

 

Laboratorium tempat Shalek meneliti dan banyak laboratorium lain di seluruh dunia telah melakukan penelitian berskala besar terhadap puluhan ribu sel manusia, primata, dan sel tikus, di mana mereka menggunakan teknologi sekuensing RNA sel tunggal untuk menentukan gen mana yang dihidupkan dalam suatu  jenis sel yang diberikan. 

 

Sejak tahun lalu, Nyquist telah membangun basis data dengan mitra di Broad Institute untuk menyimpan koleksi besar kumpulan data ini di satu tempat, memungkinkan para peneliti untuk mempelajari peran potensial sel-sel tertentu dalam berbagai penyakit menular.

 

Kumpulan data yang digunakan tim MIT untuk penelitian ini mencakup ratusan jenis sel dari paru-paru, saluran hidung, dan usus. Para peneliti memilih organ-organ itu untuk studi Covid-19 karena bukti sebelumnya mengindikasikan bahwa virus dapat menginfeksi masing-masing organ itu.

 

Lihat juga:Peneliti China Beberkan 30 Mutasi Baru Virus Corona

Mereka kemudian membandingkan hasilnya dengan jenis sel dari organ yang tidak terpengaruh virus.

 

"Karena memiliki gudang informasi yang luar biasa, kami dapat mulai melihat apa yang mungkin menjadi sel target untuk infeksi. Meskipun kumpulan data ini tidak dirancang khusus untuk mempelajari Covid-19, semoga ini memberi kita lompatan awal dalam mengidentifikasi beberapa hal yang mungkin relevan di sana," kata Shalek. 

 

Dalam saluran hidung, para peneliti menemukan bahwa sel sekretori yang menghasilkan lendir mengekspresikan RNA untuk kedua protein yang digunakan Covid-19 untuk menginfeksi sel. Di paru-paru, mereka menemukan RNA untuk protein ini terutama dalam sel yang disebut pneumosit tipe II.

 

Sel-sel ini melapisi alveoli (kantung udara) paru-paru dan bertanggung jawab untuk menjaga mereka tetap terbuka.

 

Di usus, mereka menemukan bahwa sel-sel yang disebut absorptive enterocytes  yang bertanggung jawab untuk penyerapan beberapa nutrisi mengekspresikan RNA untuk dua protein ini lebih dari jenis sel usus lainnya.

 

"Ini mungkin bukan cerita lengkapnya, tetapi jelas menggambarkan gambaran yang jauh lebih tepat. Sekarang kita dapat mengatakan dengan tingkat keyakinan tertentu bahwa reseptor ini diekspresikan pada sel-sel spesifik ini dalam jaringan ini," ujar Ordovas-Montanes.

 

Di sisi lain, para peneliti juga melihat fenomena mengejutkan, yakni ekspresi gen ACE2 tampaknya berkorelasi dengan aktivasi gen yang diketahui dihidupkan oleh interferon, protein yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap infeksi virus. 

 

Untuk mengeksplorasi itu lebih lanjut, para peneliti melakukan percobaan baru di mana mereka memperlakukan sel-sel yang melapisi saluran napas dengan interferon dan menemukan bahwa perawatan tersebut memang menghidupkan gen ACE2.

 

Interferon membantu melawan infeksi dengan mengganggu replikasi virus dan membantu mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh. Inferon juga menyalakan seperangkat gen khusus yang membantu sel melawan infeksi.

 

Studi sebelumnya telah menyarankan bahwa ACE2 berperan dalam membantu sel-sel paru untuk mentolerir kerusakan, tetapi ini adalah pertama kalinya ACE2 dihubungkan dengan respon interferon.

 

Temuan ini menunjukkan bahwa Covid-19 mungkin telah berevolusi untuk mengambil keuntungan dari pertahanan alami sel inang, membajak beberapa protein untuk digunakan sendiri.

 

"Ini bukan satu-satunya contoh dari itu. Ada contoh lain dari coronavirus dan virus lain yang benar-benar menargetkan gen yang distimulasi interferon sebagai cara untuk masuk ke dalam sel. Dalam beberapa hal, ini adalah respons host yang paling dapat diandalkan," kata Ordovas-Montanes. 

 

Karena memiliki begitu banyak efek menguntungkan terhadap infeksi virus, para peneliti menjelaskan inferon kadang digunakan untuk mengobati infeksi seperti hepatitis B dan hepatitis C. Temuan tim MIT menunjukkan bahwa peran potensial interferon dalam memerangi Covid-19 mungkin kompleks. 

 

Di satu sisi, itu dapat merangsang gen yang melawan infeksi atau membantu sel bertahan dari kerusakan, tetapi di sisi lain dapat memberikan target tambahan yang membantu virus menginfeksi lebih banyak sel.

 

"Sulit untuk membuat kesimpulan luas tentang peran interferon terhadap virus ini. Satu-satunya cara kita akan mulai memahami itu adalah melalui uji klinis yang terkontrol dengan hati-hati," kata Shalek. 

 

"Apa yang kami coba lakukan adalah menaruh informasi di sana, karena ada begitu banyak tanggapan klinis yang cepat dibuat orang. Kami berusaha membuat mereka sadar akan hal-hal yang mungkin relevan," ujarnya.

 

Lihat juga:Ahli Epidemiologi Desak Buka Data Angka Penularan Corona RI

Melansir New York Post, para ilmuwan mengetahui bahwa protein 'lonjakan' virus berkaitan dengan reseptor tertentu pada sel manusia yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 atau ACE2. Protein lain, enzim yang disebut TMPRSS2 membantu mengaktifkan protein lonjakan Covid-19 yang memungkinkannya masuk ke dalam sel.

 

Pengikatan dan aktivasi gabungan memungkinkan virus untuk masuk ke sel host. Para ilmuwan kemudian hanya perlu menemukan sel-sel spesifik yang mengekspresikan protein ini yang membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

 

"Sekarang kita dapat mengatakan dengan tingkat keyakinan tertentu bahwa reseptor ini diekspresikan pada sel-sel spesifik ini dalam jaringan ini."

 

Para peneliti berharap temuan mereka akan membantu para ilmuwan yang bekerja pada pengembangan perawatan atau bagi mereka yang menguji obat yang ada yang dapat digunakan kembali untuk Covid-19.

Copy by
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200423162350-199-496640/ilmuwan-ungkap-sel-di-dalam-tubuh-yang-diserang-virus-corona

Dipublikasi pada : Info Sehat
Jumat, 29 Mei 2020 05:48

MENGENAL PROTEIN LEBIH DEKAT

Ada beragam fungsi protein bagi tubuh, mulai dari sumber energi¸ membentuk berbagai enzim dan hormon, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, memastikan kebutuhan protein harian sudah tercukupi dengan baik adalah hal yang penting.

 

Sama seperti lemak dan karbohidrat, protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. Ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein, sistem pencernaan akan memecah protein menjadi asam amino yang dibutuhkan hampir di seluruh bagian tubuh.

 

Sebagian asam amino dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, namun sebagian lain hanya bisa didapatkan dari makanan. Oleh karena itu, tubuh tetap memerlukan tambahan protein dari makanan yang dikonsumsi agar fungsi protein dalam tubuh dapat berjalan secara optimal.

Berbagai Fungsi Protein

 

Berikut ini adalah berbagai manfaat dan fungsi protein bagi tubuh, yaitu:

  1. Sebagai sumber energi

 

Protein merupakan salah satu sumber energi yang penting bagi tubuh selain lemak dan karbohidrat. Sama dengan karbohidrat, protein mengandung 4 kalori per gram-nya, sedangkan lemak memasok energi lebih banyak, yakni 9 kalori/gram.

 

Dalam pengolahan makanan untuk sumber energi, tubuh akan menggunakan karbohidrat dan lemak terlebih dahulu. Sementara itu,  protein akan disimpan sebagai cadangan dan digunakan ketika tubuh benar-benar membutuhkannya, misalnya saat Anda berpuasa hingga 18–48 jam tanpa asupan makanan.

 

Kekurangan protein dalam jangka panjang bisa menyebabkan kwashiorkor dan malnutrisi energi protein.

  1. Membangun dan memperbaiki jaringan tubuh

 

Protein adalah “batu bata” yang berperan besar dalam menyusun hampir semua bagian tubuh kita, misalnya otot dan tulang, jantung, paru-paru, otak, kulit dan rambut. Tidak hanya itu, protein juga bertanggung jawab untuk memelihara dan mengganti jaringan di tubuh yang telah rusak.

 

Dalam kondisi normal, jumlah protein yang digunakan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh akan sama setiap harinya. Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak protein, yaitu ketika ada pertumbuhan jaringan baru atau ketika pemecahan protein terjadi lebih banyak, misalnya pada ibu hamil, ibu menyusui, atau pada orang yang sedang sakit.

  1. Membentuk antibodi

 

Protein membantu tubuh membentuk imunoglobulin yang biasa dikenal sebagai antibodi. Antibodi berperan penting untuk melawan infeksi bakteri atau virus. Selain itu, antibodi juga membantu tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit dari bakteri atau virus yang sama di kemudian hari.

 

Setelah tubuh Anda menghasilkan antibodi terhadap bakteri atau virus tertentu, sel-sel imun dalam tubuh tidak akan pernah lupa cara memproduksinya kembali. Jadi, jika nantinya bakteri atau virus tersebut menyerang kembali, tubuh Anda akan bisa melawannya dengan lebih cepat.

  1. Membentuk enzim dan hormon

 

Enzim merupakan jenis protein yang ditemukan di dalam sel. Enzim bertanggung jawab terhadap banyak sekali reaksi biokimia yang terjadi di dalam tubuh, misalnya untuk kontraksi otot, menghancurkan racun, dan mencerna makanan.

 

Selain enzim, protein juga membentuk sebagian besar hormon pada tubuh. Hormon bertugas untuk mengirimkan sinyal dan mengatur proses biologis antara sel, jaringan, dan organ. Contohnya adalah hormon insulin yang mengirim sinyal dan mengatur proses masuknya gula ke dalam sel tubuh.

 

Selain fungsi-fungsi di atas, masih banyak fungsi protein lain yang sangat dibutuhkan tubuh, misalnya menyeimbangkan pH dan jumlah cairan dalam darah, menyimpan cadangan nutrisi tubuh, dan menjadi alat transportasi bagi senyawa-senyawa kimia untuk melewati aliran darah serta masuk atau keluar sel tubuh.

Cara Mendukung Fungsi Protein

 

Agar fungsi protein dapat berjalan dengan baik, asupan protein pun harus memadai. Kebutuhan protein pada umumnya adalah 1,2–1,5 gram/kgBB/hari. Jadi jika berat badan (BB) seseorang adalah 50 kg, ia membutuhkan sekitar 60–75 gram protein per harinya.

 

Namun untuk memudahkan, Anda bisa mengikuti acuan asupan protein sesuai usia seperti berikut:

 

    Balita: 10 gram per hari

    Anak usia sekolah (6–12 tahun): 19–34 gram per hari

    Remaja pria: 52 gram per hari

    Remaja wanita: 46 gram per hari

    Pria dewasa: 56 gram per hari

    Wanita dewasa: 46 gram per hari

 

Seperti yang telah dijelaskan di atas. Kondisi tertentu dapat membuat kebutuhan protein jadi meningkat. Pada wanita yang sedang hamil atau menyusui, asupan protein perlu ditingkatkan hingga 70 gram dalam sehari.

Sumber Protein yang Disarankan

 

Untuk mendapatkan asupan protein yang cukup, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein, baik dari sumber nabati maupun hewani. Contoh sumber protein hewani adalah aneka jenis seafood yang juga kaya akan omega 3 dan 6, daging ayam tanpa lemak, telur, dan daging sapi tanpa lemak.

 

Sumber protein lain seperti kedelai, kacang polong, hingga produk olahan susu seperti keju dan yoghurt juga dapat menjadi pilihan agar fungsi protein dapat bekerja secara maksimal.

 

Fungsi protein bagi tubuh sangat penting untuk dijaga agar fungsi tubuh secara keseluruhan bisa berjalan dengan baik pula. Caranya adalah dengan memenuhi asupan protein harian. Namun ingat, konsumsi protein berlebihan juga tidak disarankan karena bisa saja menimbulkan efek samping.

 

Jika Anda memiliki kesulitan dalam memenuhi kebutuhan protein harian, misalnya karena adanya alergi terhadap beberapa makanan yang mengandung protein, Anda bisa berkonsultasi mengenai asupan alternatif ke dokter atau ahli gizi.

Copy by:

https://www.alodokter.com/fungsi-protein-penting-mendukung-tubuh-siap-beraktivitas

Dipublikasi pada : Info Sehat
Jumat, 29 Mei 2020 05:40

CORONA & KECEPATAN PENYEBARAN

Virus corona baru yang menyebarkan pandemi Covid-19 di seluruh dunia menjadi perhatian kita semua. Sejak pertama kali dikabarkan pada 31 Desember 2019 hingga hari ini, Minggu (5/4/2020), virus ini telah menginfeksi lebih dari 1.200.000 orang di 206 negara dan dua kapal pesiar Internasional.

 

Sementara jika dibandingkan SARS yang disebabkan oleh virus SARS-associated coronavirus (SARS-CoV), WHO merilis pada 2003 bahwa wabah ini "hanya menginfeksi" sekitar 8.098 orang di 26 negara. Sangat jauh berbeda dibanding virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan pandemi Covid-19 saat ini.

 

Lantas, kenapa virus corona yang baru ditemukan ini dapat menginfeksi lebih banyak manusia atau kenapa virus ini dengan cepat menyebar?

 

Menurut hasil penelitian studi terbaru, protein yang terkandung dalam virus corona SARS-CoV-2 memiliki "daerah khusus" atau ridge yang lebih padat. Hal ini membuatnya lebih mudah menempel pada sel manusia dibanding virus corona jenis lainnya. Saat virus mudah menempel ke sel manusia, ini memungkinkan virus corona SARS-CoV-2 memiliki kemampuan menginfeksi dengan lebih baik dan mampu menyebar lebih cepat.

 

Dikabarkan Live Science, Sabtu (4/4/2020), virus corona baru SARS-CoV-2 menempel pada sel manusia melalui apa yang disebut spike protein. Ketike spike protein menempel atau terikat pada reseptor sel manusia - protein pada permukaan sel yang berfungsi sebagai pintu masuk sel -membran virus akan bergabung dengan sel manusia. Hal ini memungkinkan genom virus untuk masuk ke dalam sel manusia.

 

Semua jenis virus corona, termasuk yang menyebabkan penyakit SARS dan MERS, menempel pada sel manusia melalui spike protein. Namun, setiap jenis virus corona memiliki struktur spike protein yang berbeda. Pada bulan Februari lalu, sekelompok peneliti dari Universitas Texas di Austin dan National Institutes of Health memetakan struktur molekul speke protein pada virus corona baru SARS-CoV-2.

 

Dan terbaru, sekelompok peneliti lain dari University of Minnesota mengeksplorasi lebih lanjut spike protein virus corona baru dan keterikatannya dengan reseptor sel manusia menggunakan sinar-X. Tujuan mereka adalah untuk memahami mengapa spike protein virus corona baru sangat ahli dalam menginfeksi sel manusia dibanding dengan virus corona lain, terutama virus SARS-CoV.

 

Baik SARS-CoV (penyebab wabah SARS pada 2003) dan SARS-CoV-2 (virus corona penyebab pandemi Covid-19 saat ini), mengikat reseptor manusia yang sama, yang dikenal sebagai ACE2. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Universitas Minnesota menemukan bahwa mutasi genetik membuat spike protein pada SARS-CoV-2 mengembangkan ridge atau "daerah khusus" molekuler yang lebih rapat dibanding SARS-CoV.

 

Struktur yang lebih padat dan adanya beberapa perbedaan kecil memungkinkan SARS-CoV-2 menempel lebih kuat pada reseptor ACE2 manusia. Hal ini pada akhirnya membuat virus ini dapat menginfeksi manusia dengan lebih baik dan mampu menyebar lebih cepat dibanding virus corona yang menyebabkan SARS.

 

"Secara umum, dengan mempelajari struktur dari protein paling penting dalam virus, kita dapat merancang obat dan memblokir aktivitas mereka, seperti mengacaukan radar mereka," ucap Fang Li, seorang profesor di Departemen Ilmu Hewan dan Biomedis di University of Minnesota dalam sebuah pernyataan.

 

Dengan mempelajari secara spesifik virus ini dan bagaimana ia melekat pada sel manusia, para peneliti juga memperoleh beberapa wawasan tentang bagaimana virus itu dapat melompat dari hewan ke manusia.

 

Mereka menemukan bahwa virus corona pada kelelawar juga berikatan dengan reseptor ACE2, tetapi buruk. Beberapa mutasi bisa meningkatkan kemampuan virus kelelawar untuk menempel pada reseptor manusia, memungkinkan lompatan ke manusia, menurut pernyataan itu. Para peneliti juga menganalisis struktur spike protein pada trenggiling, yang bisa menjadi inang antara kelelawar dan manusia, menurut laporan Live Science sebelumnya.

 

Mereka menemukan bahwa salah satu virus corona pada trenggiling berpotensi mengikat reseptor manusia. Ini mendukung gagasan bahwa trenggiling adalah inang perantara virus. "Tetapi hipotesis itu perlu diverifikasi secara eksperimental," tulis ahli dalam penelitian tersebut.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Alasan Virus Corona Covid-19 Lebih Cepat Menginfeksi Manusia"

Copy link

https://kesehatan.kontan.co.id/news/ini-penjelasan-mengapa-virus-corona-lebih-cepat-menginfeksi-manusia?page=all

Dipublikasi pada : Info Sehat

 

Menerapkan hidup sehat, salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan tubuh sepanjang hari. Menjaga kebersihan tubuh juga bukan hanya dengan mandi lho, tapi juga dengan memastikan tangan selalu bersih, begitu juga dengan gigi. Merawat gigi tetap bersih dan sehat bukan hanya penting buatmu sendiri, tapi juga akan membantu mencegah penyakit dan penyebaran infeksi pada orang lain.

Dipublikasi pada : Info Sehat

PUSKESMAS KUPANG KOTA BEKERJASAMA DENGAN RUMAH SAKIT KARTINI DALAM MENGATASI PENYEBARAN VIRUS CORONA DI WILAYAH KOTA KUPANG.  DALAM HAL INI DIKHUSUSKAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUPANG KOTA YANG MANA LETAK SANGAT STRATEGIS DI PERTENGAHAN KOTA KUPANG, YANG MANA KITA SEMUA TAU SITUASI TAK PERNAH SEPI MOBILISASI PENDUDUK BAIK PEJALAN KAKI DAN DAERAH PERTOKOAN YANG SELALU RAMAI.

PEMBAGIAN PAKET INI DIBERIKAN OLEH RUMAH SAKIT KARTINI KUPANG DAN BEKERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS KUPANG KOTA UNTUK MENDISTRIBUSIKAN KEPADA MASYARAKAT YANG MEMBUTUHKAN.

ADAPUN MASYARAKAT YANG DIBERIKAN BANTUAN INI ADALAH MASYARAKAT YANG DITEMUI PADA SAAT JAM KERJA DIWILAYAH

BINAAN PUSKESMAS KUPANG KOTA YANG TIDAK MENGGUNAKAN MASKER PADA SAAT BERJUALAN DAN BEKERJA.

ADAPUN ISI DARI PAKETAN INI BERUPA MASKER KAIN YANG BISA DICUCI, HAND SANITISER &  PANDUAN MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA. ADAPUN RESPON YANG BAIK DARI MASYARAKAT YANG MENERIMA DIKARENAKAN BEBERAPA MASYARAKAT BERPENGHASILAN KECIL SEHINGGA KURANG MAMPU UNTUK MEMBELI MASKER YANG HARGA MELAMBUNG NAIK PADA SAAT INI.

SELAIN MEMBERIKAN BANTUAN INI PETUGAS DARI PUSKESMAS KUPANG KOTA JUGA MENJELASKAN CARA PEMAKAIAN MASKER DAN

CARA CUCI TANGAN MENGGUNAKAN HAND SANITISER SERTA 6 LANGKAH MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN AIR DAN SABUN.

MARI KITA MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENYEMBUHKAN.

Dipublikasi pada : Warta

Dengan asupan gizi yang seimbang dan istirahat yang cukup serta berolahraga akan menjadi penangkal virus Corona.

Dipublikasi pada : Warta

Infeksi virus Corona yang dikenal juga sebagai penyakit COVID-19 berasal dari hewan, Penyakit ini dapat menular ke manusia dan antarmanusia. Penularan virus Corona dari manusia ke manusia bisa terjadi salah satunya melalui percikan air liur penderita COVID-19 yang dikeluarkan saat bersin, batuk, atau bahkan bicara.

 

Oleh karena itu, penggunaan masker dianjurkan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona, karena dapat menghalau percikan ludah ini.

 

Lantas, Kapan Waktu yang Tepat untuk Anak Menggunakan Masker?

Pemakaian masker tidak dianjurkan jika anak tidak sakit atau tidak berada di dekat orang sakit. Kenakan Si Kecil masker hanya bila ia sedang sakit batuk atau pilek, juga bila ia berada di dekat orang yang sedang sakit batuk atau pilek. Pilihlah masker yang ukurannya pas agar nyaman digunakan oleh Si Kecil.

 

Bila Bunda hendak memberikan Si Kecil masker, jangan lupa ajari ia untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh masker.

 

Memakai masker bisa membuat anak merasa gerah dan kurang nyaman untuk bernapas, sehingga ia akan bolak-balik melepas dan memasang masker, serta menyentuh masker dan wajah tanpa mencuci tangan. Hal ini justru akan meningkatkan risiko anak untuk terinfeksi virus dan kuman penyakit lainnya, lho.

 

Jadi, ketimbang memakaikannya masker, lebih baik Bunda mengurangi membawa Si Kecil ke luar rumah, apalagi ke tempat yang ramai, seperti pusat perbelanjaan atau taman bermain. Untuk saat ini, cara tersebut lebih dianjurkan untuk mencegah penularan virus Corona.

 

Jika memang harus ke luar rumah, usahakan agar Si Kecil tidak dekat-dekat, digendong, atau dicium orang lain, terutama orang yang tampak sakit. Selain itu, pastikan juga area wajah Si Kecil tidak disentuh tangan yang belum dicuci.

 

Memakaikan anak masker perlu dipertimbangkan dengan bijak. Pasalnya, masker bisa melindunginya, tapi bisa juga meningkatkan risikonya untuk terinfeksi. Oleh karena itu, lebih baik Bunda fokus pada langkah pencegahan yang lain, seperti membiasakannya cuci tangan.

 

Pastikan Si Kecil paham mengenai cara mencuci tangan yang benar dan kapan saja ia harus mencuci tangan. Ingatkan ia untuk mencuci tangannya secara teratur dan tidak menyentuh wajah atau makan dengan tangan yang kotor. Berikan ia makanan bergizi dan pastikan ia cukup istirahat supaya daya tahan tubuhnya tetap prima.

 

Berikut ada beberapa jenis masker yang ada:

 

Masker Kain

 

Umumnya, masker ini bisa dicuci dan digunakan lagi. Masker ini sangat umum digunakan di negara-negara Asia, terutama untuk berkendara.

 

Studi menunjukkan enggak ada bukti kalau masker kain punya manfaat untuk pencegahan penyakit.

 

Masker jenis ini malah dianggap berbahaya karena cenderung jarang dicuci.

 

Masker kain juga gampang basah dan lembap, yang membuatnya jadi tempat yang baik untuk kuman berkembang biak.

 

 

Masker Bedah

 

Nah, kamu pasti enggak asing dengan masker yang satu ini. Yup, ini adalah masker bedah, masker yang paling sering digunakan di Indonesia.

 

Masker bedah sekali pakai ini biasanya berwarna hijau atau biru, dan umumnya dipakai oleh dokter saat melakukan pembedahan atau prosedur medis.

 

Fungsi dari jenis masker ini adalah untuk mencegah air liur atau batuk mengontaminasi area operasi yang steril.

 

Masker ini juga cocok digunakan orang yang sakit agar enggak menularkan penyakitnya lewat droplets (air liur).

 

 

Masker N95

 

Masker N95 atau masker respirator adalah jenis masker anti-polusi yang bisa digunakan untuk melindungi dari asap, termasuk kabut asap.

 

Masker N95 bisa menyaring polutan dan partikel halus sampai 95 persen. Inilah alasan masker ini dinamakan masker N95.

 

Jenis masker ini cocok digunakan untuk orang yang sensitif, seperti penderita infeksi saluran pernapasan dan pekerja di luar ruangan.

 

N95 tidak dirancang untuk anak-anak atau Anda yang memiliki rambut pada wajah karena N95 tidak akan bisa menutupi wajah secara sempurna,

menyisakan celah dan bisa dimasuki partikel-partikel berukuran kecil.

Orang-orang yang memiliki masalah pernapasan kronis, jantung, atau kondisi medis lainnya yang membuat mereka sulit bernapas harus terlebih dahulu

berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan N95. Anda memerlukan usaha lebih keras untuk bernapas menggunakan N95, karena itulah, lebih

baik untuk menanyakan cara penggunaannya dengan ahli terlebih dahulu.

Untuk mencegah penularan bakteri atau virus, N95 tidak boleh dipakai bergantian dengan orang lain. Jika N95 milik Anda sudah rusak, kotor, atau

membuat Anda sulit bernapas, segera ganti dengan yang baru. Jangan salah pilih dan menggunakannya, ya! Karena setiap masker punya kegunaan

masing-masing.

 

Dipublikasi pada : Warta
Halaman 1 dari 2